Pilpres 2019

Jokowi Dideadline Dua Hari Umumkan Cawapres di Pilpres 2019, PKB : Kita Buat Poros Baru

Jokowi disebut masih menimbang-nimbang sejumlah nama yang diusulkan partai politik pengusung.

Jokowi Dideadline Dua Hari Umumkan Cawapres di Pilpres 2019, PKB : Kita Buat Poros Baru
Tribunnews.com
Cak Imin menggunakan penutup kepala khas Papua saat menghadiri pencabutan nomor urut partai peserta Pemilu 2019 di KPU, Minggu (18/2/2018) malam. 

BANJAMASINPOST.CO.ID - Memasuki hari kedua pendaftaran Calon presiden dan wakil presiden, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum juga mengumumkan siapa calon pendampinya untuk Pemilu Presiden 2019.

Jokowi disebut masih menimbang-nimbang sejumlah nama yang diusulkan partai politik pengusung.

Mustayar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Najib Abdul Qodir meminta Jokowi memberikan kepastian terkait kemungkinan terpilihnya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai Cawapresnya.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Arema FC vs Persija Jakarta, Marko Simic Starter

Ia meminta, Jokowi segera memberikan kepastian dalam dua hari ke depan, bila tidak maka menurutnya sejumlah kiai Nahdatlul Ulama (NU) merekomendasikan membuat poros baru.

"Memberi deadline kepada Jokowi dalam dua hari. Kalau tidak jelas, maka kita bikin poros baru,” kata Najib dalam keterangan tertulis, Minggu, (5/8/2018).

Dukungan kepada Cak Imin untuk menjadi cawapres Jokowi terus mengalir.

Baca: Deklarasi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019, Antara Megawati, 9 Agustus dan Jumat Pahing

Sabtu (4/8/2018) malam, 95 kiai Nahdlatul Ulama (NU) dan Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siraj sepakat mendorong Cak Imin sebagai cawapres Jokowi pada 2019 mendatang.

Dukungan tersebut diberikan setelah puluah kiai yang memimpin sejumlah pondok pesantren di berbagai daerah mendatangi kantor pusat PBNU, di Jalan Kramat Raya, Jakarta.

"Para kiai dan PBNU menyepakati 'kalimatin wahidah wa shaffin wahidah' (satu bahasa dan satu barisan) mendukung dan mengawal Cak Imin menjadi cawapres,” ujar juru bicara para kiai, Anwar.

Baca: 13 Awak Kapal KM Bunga Hati II yang Tenggelam di Laut Jawa Berhasil Dievakusi ke Sampit

Dukungan terhadap Cak Imin sebagai Cawapres tidak lain karena Pilpres 2019 merupakan momentum yang tepat untuk membesarkan bangsa Indonesia dan Nahdatlul Ulama.

Cak Imin dinilai sebagai sosok yang mampu membuka peluang terciptanya hal tersebut.

Baca: Daftar Penumpang KM Bunga Hati II yang Selamat, Begini Kondisinya Sekarang

"Ada kesempatan emas untuk membangun dan membesarkan NU. Dan wapres yang kami sepakati kita dukung dan perjuangan ialah Pak Muhaimin Iskandar dan berpasangan dengan Pak Jokowi,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Diminta Beri Kepastian Soal Cawapres Kepada Cak Imin

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved