Kriminalitas Banjar

Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Tak Berkutik Dibekuk, ini Jumlah Barang Bukti yang Diamankan

perasional di wilayah Kabupaten Banjar dan sekitarnya tak bekutik dibekuk Tim Anti Preman Polres Banjar bersama

Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten Tak Berkutik Dibekuk, ini Jumlah Barang Bukti yang Diamankan
istimewa
Empat orang pelaku pencurian kendaraan bermotor yang biasa beroperasional di wilayah Kabupaten Banjar dan sekitarnya tak bekutik dibekuk Tim Anti Preman Polres Banjar bersama dengan anggota Resmob Polres Banjarbaru, Polres Tapin, Polsek Tapin. 

Sepeda motor saat parkir di halaman dalam kondisi tidak kunci stang.

Baca: Kontroversi Arahan Jokowi Pada Relawan, Ruhut Sitompul Bandingkan dengan Semut

M Riski Setiawan mencoba berupaya mencari sepeda motor tersebut, dan bertanya dengan orang sekitar.

Berdasarkan penuturan warga, ternyata ada yang melihat tersangka dengan cara mendorong sepeda motor ke jembatan irigasi setelah sampai di atas teman dari pelaku membatu mendorong dengan sepeda motor merk Yamaha Mio Soul warna putih dan belakang warna merah.

“Riski kemudian melaporkan ke Polsek Martapura Kota. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan dari keempat tersangka yakni satu unit sepeda motor merk Suzuki, type FL 125 RCMD, dengan nomor Polisi DA 4734 QN ,tahun 2010.

Satu unit sepeda motor merk Honda Beat, type Scooter, dengan nomor Polisi DA 6124 SD, Tahun 2011 warna merah yang diubah cat Warna biru, Satu unit motor merk Yamaha Jenis Soul Type 14d Al 115c/Mio Tahun 2011 Nopol DA 6061 TB.

Barang bukti lainnya masih dalam proses pengembangan dan berdasarkan pengakuan tersangka, sedikitnya ada 19 sepeda motor yang mereka curi dengan lokasi yang berbeda.

Belasan sepeda motor itu adalah enam Honda Beat yang lokasi pencurian di Martapura, dua unit Honda Supra, tiga unit Suzuki Shogun, satu unit Honda CS1, satu unit Yamaha Mio, satu unit Suzuki Spin, satu unit Suzuki Smash, Honda Vario dan satu unit Mio Soul, Suzuki Spin, Satria F dan satu unit Honda CB hitam.

“Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan kasua 363 KUHP ini,” tambah Nur Arifin.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby).

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved