Kuliner

Pengrajin Kue Bugis Asal Kalsel Makin Sedikit, Begini Cerita Perajinnya

Dari namanya saja, mungkin tidak banyak masyarakat yang familiar dengan nama kue bugis karena memang sudah tidak banyak

Pengrajin Kue Bugis Asal Kalsel Makin Sedikit, Begini Cerita Perajinnya
istimewa
Proses pembuatan kue bugis Cap Pelangi karya perajin Khairudin di Tanbu, Kalsel 

Tak hanya bahannya yang sederhana, cara pembuatan jajanan ini juga sebenarnya tidaklah terlalu rumit.

Adonan yang telah siap dan dibentuk seperti cincin ditata di atas loyang alumunium untuk dikeringkan dengan cara dijemur sebelum selanjutnya digoreng dan ditaburi gula.

Walaupun sederhana namun kue bugis tak jarang jadi pilihan masyarakat sekitar sebagai kudapan manis favorit.

Kue bugis hasil olahan Khairudin banyak dipasarkan di sekitar daerahnya termasuk ke Kotabaru dan Pelaihari Kalsel.

Dikemas dengan plastik bening lengkap dengan logo merek Pelangi, Khairudin tawarkan kue bugis dengan harga Rp 8 ribu dengan ukuran kemasan 100 gram.

Dalam satu hari, rata-rata Khairudin mengaku bisa memproduksi kue bugis hingga 150 bungkus.

"Tapi kapasitas produksi sangat tergantung cuaca, kalau banyak mendung dan hujan biasanya produksi menurun karena adonan perlu dijemur dulu," kata Khairudin.

Selain menjadi sumber penghasilan, Ia mengaku masih setia menjadi pengrajin kue ini sebagai usaha untuk melestarikan kebudayaan kuliner khas Tanah Bumbu yang sudah banyak ditinggalkan.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help