Berita Tabalong

Pos Lapangan Siap Diaktifkan di 12 Kecamatan, Hingga Agustus Ada 20 Hotspot dan Karhutla

Seperti di beberapa daerah lain, saat ini keberadaan hotspot maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga sudah muncul

Pos Lapangan Siap Diaktifkan di 12 Kecamatan, Hingga Agustus Ada 20 Hotspot dan Karhutla
istimewa
Penanganan karhutla yang terjadi beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Seperti di beberapa daerah lain, saat ini keberadaan hotspot maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga sudah muncul di Kabupaten Tabalong.

Tak heran sekarang ini untuk Tabalong telah ditetapkan status siaga darurat penanganan karhutla kabut asap dan kekeringan.

Untuk mendukung upaya siaga darurat itu posko terpadu juga sudah didirikan dengan melibatkan semua unsur terkait.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong, hingga saat ini sudah terdapat 20 hotspot dan karhutla.

Baca: Kasus Video Asusilanya Dipraperadilkan, Luna Maya Asyik Posting Endorse dan ke Pesta Syahrini

Data itu dihimpun mulai Januari sampai dengan Agustus 2018 dengan rincian, dari 20 kali itu, 16 berupa hotspot dan 4 yang merupakan kebakaran lahan.

Kepala BPBD Tabalong, Alfian, Minggu (5/8/2018), mengatakan, dari 16 hotspot yang ada, 6 diantaranya merupakan sisa pembakaran lahan yang terjadi di beberapa kecamatan.

Sedangkan sekitar 10 titik lainnya merupakan akibat pemanasan suhu dari batubara yang berada di area lokasi tambang PT Adaro Indonesia.

Baca: Namanya Hilang dalam Bursa Capres Cawapres 2019, Gatot Nurmantyo Memiliki Harapan Ini

"Kalau yang empat kejadian karhutla itu kita temukan memang masih dalam posisi terbakar dan semuanya bisa ditangani secara cepat kurang dari satu jam," katanya.

Disampaikan Alfian juga, untuk kesiagaan penanggulangan karhutla selain telah mendirikan posko terpadu di Tanjung Expo Center Mabu’un, pihaknya juga sudah merencanakan adanya pengaktifan pos lapangan.

Pos lapangan ini lokasinya tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Tabalong dengan melibatkan semua unsur seperti yang ada di posko terpadu.

Baca: Kontroversi Arahan Jokowi Pada Relawan, Sudjiwo Tedjo Kali Ini Aku Bela

Hanya saja pengaktifan pos lapangan ini masih melihat dari kondisi bagaimana tingkat terjadinya hotspot di Kabupaten Tabalong.

"Sesuai SK Bupati Tabalong, apabila kejadian hotspot bertambah banyak. kami juga bisa secara serentak mengaktifkan pos lapangan di 12 kecamatan yang mana nantinya ketua pos lapangan beserta struktur pos lapangan mengakomodir semua unsur-unsur," kata Alfian.

Hanya saja untuk sekarang itu belum dilakukan mengingat kejadian yang ada dan sebagai langkah antisipasi pos do 12 kecamatan yang ada hanya diaktifkan sebagai pos jaga.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help