Kriminalitas Tanahbumbu

Produksi Tuak, Ibu Rumah Tangga ini Tak Berkutik Setelah Dapurnya Digeledah Petugas

Seorang ibu rumah tangga harus berurusan dengan pihak kepolisian sektor Karang Bintang Polres Tanahbumbu.

Produksi Tuak, Ibu Rumah Tangga ini Tak Berkutik Setelah Dapurnya Digeledah Petugas
istimewa
ibu rumah tangga ini diduga memproduksi tuak dan untuk diperjualbelikan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Seorang ibu rumah tangga harus berurusan dengan pihak kepolisian sektor Karang Bintang Polres Tanahbumbu.

Pasalnya, ibu rumah tangga ini diduga memproduksi tuak dan untuk diperjualbelikan.

Akibatnya, ibu rumah tanggi ini digelandang ke Mapolsek untuk proses pelanggaran yang telah dilakukannya, karena peredaran tuak di Tanbu tidak dibenarkan.

Adalah Hus (39) warga Rt 2 desa Manunggal Blok A Kecamatan Karang Bintang Kabupaten Tanahbumbu.

Baca: Kerja Jadi ABK, Buronan Korupsi Rp 1,3 Triliun Ditangkap Saat Kapalnya Berlabuh di Bali

Berkat informasi dari masyarakat, Polsek Karang Bintang menghentikan tindakan pelaku.

Itu dilakukan saat jajaran Polsek menggelar operasi penyakit masyarakat pada Sabtu (4/8/18) sekitar pukul 21.30 wita.

Sebuah rumah langsung didatangi dan seorang ibu rumah tangga keluar dari rumah tersebut dan langsung dilakukan penggeledahan.

Baca: Namanya Hilang dalam Bursa Capres Cawapres 2019, Gatot Nurmantyo Memiliki Harapan Ini

Penggeledahan yang dipimpin langsung Kapolsek Karang Bintang Ipda Jenny Rahman mendapati sejumlah tuak di dapur pelaku.

Tuak tersebut didapati di beberapa ember yang berada di dapurnya.

Pelaku pun tak bisa berkilah dengan informasi masyarakat yang sering melihat aksinya dengan fakta yang ada.

Sebab itu barang bukti dan pelaku langsung di gelandang ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca: Kata Fahri Hamzah Soal Jokowi yang Bilang Relawan Tak Takut Bila Diajak Berkelahi

IRT asal Lombok itu tak bisa berkata-kata lagi, meski sempat berkilah untuk dikonsumsi sendiri.

Kapolsek Karang Bintang, Ipda Jenny Rahman, Minggu (5/8/18) membenarkan penangkapan tersebut.

Pelaku diketahui memproduksi tuak dan menjualnya kepada pelanggannya.

"Untuk pelaku dikenakan tindak pidana ringan dan nantinya akan di sidangkan di Pengadilan," katanya.

Jenny juga menambahkan dengan adanya aturan tersebut maka wajib ditindaklanjuti.

Begitu juga dengan petunjuk dari Kapolres Tanbu AKBP Kus Subiyantoro Sik yang menekannya agar semua jenis minuman keras apalagi minuman tuak, minuman oplosan yang mengandung alkohol tidak boleh ada di Tanbu.

"Jangan sampai menimbulkan korban jiwa akibat beredarnya atau maraknya minuman oplosan. Sehingga di Tanbu harus bersih dr peredaran miras, tuak dan minuman oplosan," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help