Gempa Lombok

Warga Tetap Diminta Waspada Usai Peringatan Dini Tsunami dari Gempa Lombok NTB Berakhir

Peringatan dini Tsunami akibat gempa 7,0 SR di Lombok secara resmi diakhiri Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Warga Tetap Diminta Waspada Usai Peringatan Dini Tsunami dari Gempa Lombok NTB Berakhir
BMKG
Gempa Lombok NTB 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Peringatan dini Tsunami akibat gempa 7,0 SR di Lombok secara resmi diakhiri Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers pada Minggu (8/5/2018) malam.

Dijelaskannya, peringatan tersebut telah resmi dicabut pada pukul 20.20 Wib Minggu (5/8/2018).

Hasil analisis BMKG bahwa gempa berlokasi di darat yaitu pada lereng utara Gunung Rinjani.

Baca: Ini Status Peringatan Dini Tsunami Terbaru Usai Gempa Lombok NTB yang Dirilis BMKG Mataram

Meskipun ketinggian Tsunami yang diukur BMKG hanya kurang dari setengah meter, hal tersebut dapat menjadi amplifikasi tergantung topografi pantai yang mampu menimbulkan tsunami yang lebih besar.

"Peringatan skenario terburuk (Tsunami) harus kami berikan, namun level yang kami berikan yaitu waspada atau paling rendah karena ketinggian kurang dari setengah meter," jelas Kepala BMKG.

Baca: Daftar Tim yang Sudah Tersingkir dari Piala AFF U-16 2018, Ada Calon Lawan Timnas U-16 Indonesia

Masyarakat pun diminta tetap tenang dan waspada. Dia pun turut memberitahu bahwa prakiraan cuaca di Lombok dan Bali tidak ada hujan (Cerah atau berawan).

"Namun kami mohon tetap mengakses info BMKG terkait tsunami atau cuaca," tambahnya.

Posisi gempa di Lombok NTB
Posisi gempa di Lombok NTB (BMGK)

Sebelumnya, BMKG menyatakan gempa Lombok memunculkan potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian Utara dengan status Waspada.

Lombok sudah beberapa kali mengalami musibah gempa, yang paling parah yaitu pada 30 Mei 1979.

Pada saat itu terjadi gempa 6,1 SR dan mengakibatkan 37 orang meninggal. (Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved