Cerita Pelukis Kaligrafi Kontemporer

Ada Pesan Moral, Pelukis Muda Banua Ini Dapat Inspirasi Melukis dari Pengalaman Hidup

Inspirasi saat melukis terkadang bisa datang dari mana saja. Bahkan dari pengalaman kehidupan dan alam sekitar.

Ada Pesan Moral, Pelukis Muda Banua Ini Dapat Inspirasi Melukis dari Pengalaman Hidup
Banjarmasinpost.co.id/airul syahrif
Badri Bin Hurmansyah dan salah satu lukisannya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Inspirasi saat melukis terkadang bisa datang dari mana saja. Bahkan dari pengalaman kehidupan dan alam sekitar.

Seperti halnya, Badri Bin Hurmansyah, satu di antara pelukis pemuda Kalsel. Dirinya sering mendapat inspirasi melukis dari pengalaman hidup. Dan alam sekitar kehidupan yang mempunyai pesan-pesan moral.

"Melukis itu bukan hanya memindahkan foto ke kanvas. Tapi ada rasa dan pemikiran, di balik lukisan itu ada pesan-pesan yang ingin disampaikan. Di lukisan itu ada makna kehidupan yang disampaikan," ujarnya.

Menurutnya kesenian itu perlu keikhlasan dan kejujuran, dari kehidupan. "Insyallah kehidupan akan menghampiri karyanya," celetuknya.

Baca: Pelukis Ini Sering Berwudhu Sebelum Melukis Kaligrafi atau Sketsa Wajah, Ini Tujuannya

Baca: Lukisan Punya Filosofi Hanya Diketahui Sang Pelukis, Orang yang Melihatnya Bisa Merinding

Dalam menilai suatu lukisan orang tentunya mempunyai pengartian tersendiri. Namun biasanya pelukislah yang lebih tau tentang apa yang ada di balik lukisan tersebut. Banyak cerita-cerita tersembunyi dalam lukisan tersebut.

Proses pembuatan lukisan juga turut mempengaruhi. Bagaimana keadaan sang pelukis dan perasaan yang ia alami saat itu.

"Semua orang itu punya selera. Pelukis punya selera dan penikmat juga punya selera sendiri. Tinggal bagaimana orang itu suka atau tidak. Masalah arti, semua orang bisa mengartikannya. Karena seni itu luas artinya. Maka gak perlu pelukis menjelaskan artinya. Karena seni mempunyai arti yang luas. Seperti lukisan Monalisa, orang bisa mengartikan lukisannya. Dan kalau orang tidak bisa mengartikannya, dia cukup dengan memandang dan menikmati keindahannya," terang Badri, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sendratasik, ULM Banjarmasin.


Lukisan Orang Bahari
Aliran: Realistis
Deskripsi:
Terinspirasi dari orang bahari atau orang tua. Banyak kisah yang telah dialami oleh orang tua. Makna-makna dalam kehidupan sudah terjadi dalam dirinya. Ekspresi orang tua seperti menggambarkan pahit manisnya kehidupan. Hidup ini adalah sebuah generasi yang menjadikan ilmu dari sebuah kisah

Dirinya mengaku sudah suka melukis sejak kecil. Tetapi lebih aktif mendalami seni lukis sejak di bangku SMA. Dirinya pun terus belajar secara otodidak.

Baca: Namanya Hilang dalam Bursa Capres Cawapres, Gatot Nurmantyo: Saya Menjemput Takdir Saja

Baca: Resmi Jadi Istri Panji Trihatmodjo, Varsha Strauss Ubah Namanya Menjadi Ini

"Awalnya itu suka lukis di kaca. Setelah itu kuliah di Jurusan Sendratasik ULM Banjarmasin. Karena disitu tidak ada jurusan seni rupa, maka menyudutkan saya untuk belajar melukis sendiri secara otodidak. Pagi kuliah, malam melukis," jelasnya.

"Saat itu saya mulai ikut pemeran di Banjarmasin dan Nasional. Tahun 2017 kemarin ikut seleksi pameran seni rupa nusantara. Dan lolos mewakili Kalimantan Selatan," ujarnya.

"Tahun 2018 ini ikut pameran dengan Galeri Nasional (Garnas) bulan September nanti, di Palangkaraya," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/airul syahrif)

Penulis: Airul Syahrif
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help