Berita Batola

Danrem 101 Antasari Berikan Hand Traktor pada Petani Juara I Lomba Pengolahan Hari Pangan Sedunia

Tampak hadir dalam acara ini Danrem 101/Antasari, Kol Inf Yudianto Putrajaya, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, ratusan petani

Danrem 101 Antasari Berikan Hand Traktor pada Petani Juara I Lomba Pengolahan Hari Pangan Sedunia
Edi Nugroho
PEMBUKAAN pengolahan lahan Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kabupaten Batola, Senin (6/8/18) sampai Selasa (7/8/18). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Ada suasana berbeda di lokasi Hari Pangan Sedunia (HPS) Nasional tahun 2018 di Desa Jejangkit Muara, Kabupaten Batola, Senin (6/8/18) siang. Sebanyak 50 tim dari 17 kecamatan di Kabupaten Batola tampak semangat mengikuti lomba pengolahan lahan siap tanam dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke73 dan dalam rangka persiapan hari pangan se-dunia.

Tampak hadir dalam acara ini Danrem 101/Antasari, Kol Inf Yudianto Putrajaya, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, ratusan petani, anggota babinsa dan unsur masyarakat lainnya. Bagi peserta diwajibkan menggunakan pita merah putih diikat di kepala yang melambangkan semangat kemerdekaan.

Baca: Dibuka Lowongan Pekerjaan Recruitment Pertamina 2018, Di Sini Link dan Cara Pendaftarannya

Danrem 101 Antasari, Kol Inf Yudianto Putrajaya menyatakan lomba pengolahan lahan siap tanam dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke73 dan dalam rangka persiapan hari pangan se-dunia ini akan diikuti oleh 50 team kelompok tani. Nah, setiap team terdiri dari 8 orang, yaitu 6 orang dari poktan 2 orang Babinsa.

Baca: Live Streaming Piala AFF U-16 2018 Indonesia Vs Kamboja - Link Live Streaming Indosiar Jam 19.00 WIB

“Acara ini digelar untuk menggelorakan pertanian di wilayah Jejangkit dan membantu percepatan penyiapan HPS 2018 serta mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Danrem.

Menurut Danrem, kriteria perlombaan ini meliputi kerjasama team, kerapian lahan dan kebersihan tanggul, teknik penyebaran kapur, luas olah tanah dan hasil olah tanah.

Baca: Pengakuan yang Berubah Drastis Roro Fitria Setelah di Penjara Soal Berlian, Mobil dan Rumah Mewah

Bagi peserta yang juara sudah disiapkan masing-masing untuk juara l hand traktor, juara ll mesin pompa air, juara lll 6 unit handprayer, untuk hadiah dorprize sepeda motor, sepeda gunung, handprayer, sepatu boot, rice cooker, dispenser dan hadiah menarik lainnya.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, mengharapkan semangat para petani Batola itu bisa dipompa setinggi mungkin seperti semangat perjuangan memperebutkan kemerdekaan RI. Semua pihak harus menghargai para petani di Desa Jejangkit yang mau bercebur ke lumpur dan setiap hari menahan terik matahari.

Baca: Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Cawapres Prabowo dan Dukungan Kepada Jokowi pada Pilpres 2019

“Kita harus hargai semangat para petani. Batola menjadi lumbung padi di Kalsel dan Kalsel harus menjadi salah satu lumbung padi nasional,” katanya.

Begitu mengikuti lomba pengolahan lahan siap tanam dalam rangka memeriahkan HUT kemerdekaan RI ke73 dan dalam rangka persiapan hari pangan se-dunia ini dibuka Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, ratusan petani pun langsung berhamburan ke lahan persawahan untuk melakukan pengolahan lahan seperti menggunakan hand tracktor dan cangkul. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved