Berita Regional

Hasni Percaya Dijagai Jin Tete Jago di Dalam Goa Batu Hingga Tak Mampu Lari Dari Sang Paranormal

Paranormal penculik yang menyekap Hasni selama 15 tahun sudah ditangkap pihak Kepolisian Tolitoli.

Hasni Percaya Dijagai Jin Tete Jago di Dalam Goa Batu Hingga Tak Mampu Lari Dari Sang Paranormal
Bangkapos.com/kolasi
Wanita disekap 15 tahun oleh paranormal 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Paranormal penculik yang menyekap Hasni selama 15 tahun sudah ditangkap pihak Kepolisian Tolitoli.

Diketahui penculik Hasni selama 15 tahun berprofesi sebagai dukun atau paranormal yang terkenal di daerah Desa Bujagan, Kabupaten Tolitoli Sulawesi Tengah.

Baca: Live Streaming Piala AFF U-16 2018 Indonesia Vs Kamboja - Link Live Streaming Indosiar Jam 19.00 WIB

Kapolres Tolitoli, AKBP M Iqbal melalui sambungan telepon, Minggu (5/8/2018) mengatakan bahwa penculik Hasni bernama Tete Jago (83).

Kapolsek Dakopamean Ipda Dickri Sukarjo yang turut dalam penemuan Hasmi juga membenarkan kabar penangkapan sang penculik ini.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Indonesia vs Kamboja Piala AFF U-16 2018 di Vidio.com

Penculik yang kini sedang mendekam di sel Polsek Dakopamean ini akan dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut atas aksi penculikan tersebut.

Si pelaku ini rupanya selama 15 tahun ini menyembunyikan Hasni dibalik batu besar yang menyerupai gua di lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah pelaku.

Dalam gua tersebut terdapat ruangan kecil berukuran 1x1,5 meter yang berisikan tempat tidur berupa dipan yang terbuat dari anyaman bambu.

Aksi pelaku pun terungkap setelah berkembangnya informasi di kalangan warga Desa Bajugan bahwa pelaku sering terlihat membawa seorang anak gadis ke rumahnya jika malam hari tiba.

Goa batu tempat Hasni disembunyikan paranormal
Goa batu tempat Hasni disembunyikan paranormal (tribuntimur.com)

Baca: Wanita Ini Disekap 15 Tahun di Dalam Goa Batu Oleh Paranormal Hingga Hamil dan Alami Gangguan Jiwa

Akan tetapi, masyarakat tidak pernah melihat anak gadis itu di rumah pelaku pada siang hari.

“Jadi mungkin kalau malam pelaku membawa korban ke rumahnya. Sekitar subuh dini hari baru disembunyikan lagi ke dalam batu. Karena memang lokasinya tak jauh dari rumah pelaku,” urai Dickri seperti yang dikutip dari Tibun Medan.

Halaman
12
Editor: Restudia
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help