Pileg 2019

Masa Kampanye Belum Dimulai, Bawaslu Minta ini Kepada Caleg

Sehingga, bakal calon legilatif yang belum ditetapkan sebagai calon legislatif diminta menahan diri sebelum masa kampanye.

Masa Kampanye Belum Dimulai, Bawaslu Minta ini Kepada Caleg
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Anggota Bawaslu Kalsel, Aries Mardiono 

BANJARMASIN.CO.ID, BANJARMASIN - Masa kampanye bagi partai politik dan calon legislatif belum dimulai.

Sehingga, bakal calon legilatif yang belum ditetapkan sebagai calon legislatif diminta menahan diri sebelum masa kampanye.

Komisioner Bawaslu Kalsel, Aris Mardiono, mengingatkan agar bacaleg serta parpol tak boleh melakukan kampanye baik melibatkan publik maupun di media sosial.

Baca: Masih Berharap Jadi Capres Cawapres di Pilpres 2019, Gatot Nurmantyo Terus Lakukan Ini

“Sementara ini, parpol hanya boleh melakukan sosialisasi di internal. Sosialisasi terkait pemasangan bendera parpol dan nomor urut serta pertemuan terbatas harus memberitahu ke KPU dan Bawaslu setempat,” kata Aris Mardiono.

Ia menegaskan untuk di media sosial tidak diperbolehkan kampanye, apalagi saat ini belum ditetapkan calon legislatif tetap Pemilu 2019.

Baca: Ada yang Panik, 5 Artis Ini, Mulai Maia Estianty Sampai Nikita Mirzani Ikut Rasakan Gempa Lombok NTB

Menurut Aris, untuk sosialisasi di kalangan internal partai, seperti nomor urut tidak dilarang.

“Kami ingatkan parpol baru bisa melaksanakan kampanye termasuk nomor urut peserta pemilu, terhitung sejak 23 September 2018 sampai 13 April 2019,” tegasnya.

Baca: 134 Lokasi Tes Penerimaan CPNS 2018 Sudah Disiapkan, BKN Tinggal Tunggu Formasinya

Aris mengutarakan dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas PKPU Nomor 7 Tahun 2017, telah diatur masalah tahapan, program dan jadwal penyelenggaran Pemilu 2019.

“Untuk masa kampanye baru bisa dilaksanakan pada 23 September. Untuk sekarang, parpol harus menahan diri, apalagi belum ada penetapan caleg oleh KPU Kalsel,” tegas Aris.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help