Berita Batola

Pengadilan Negeri Batola Keluarkan 600 Lebih Surat Keterangan Caleg Tak Pernah Dipidana

“Penutupan pendafataran caleg kabupaten Batola periode 2019-2014 mendatang itu pada 11 Juli lalu"

Pengadilan Negeri Batola Keluarkan 600 Lebih Surat Keterangan Caleg Tak Pernah Dipidana
Edi Nugroho
Humas PN Kabupaten Batola, Damar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Batola mengeluarkan surat keterangan tak pernah dipidana untuk calon legislatif kabupaten setempat periode 2019-2014 mendatang sebanyak 600 lebih. Surat keterangan tidak pernah dipidana ini terakhir dikeluarkan Juli 2018 lalu.

“Penutupan pendafataran caleg kabupaten Batola periode 2019-2014 mendatang itu pada 11 Juli lalu. Nah, sebelum 11 Juli, semua surat keterangan tak pernah dipidana untuk calon legislatif sudah kita berikan,” kata Humas PN Kabupaten Batola, Damar, Senin (6/8/18).

Dijelaskannya, untuk mengeluarkan surat keterangan tak pernah dipidana untuk calon legislatif kabupaten setempat itu dilakukan secara online dan dikoneksikan ke websiten PN Batola.

Baca: Live Streaming Piala AFF U-16 2018 Indonesia Vs Kamboja - Link Live Streaming Indosiar Jam 19.00 WIB

Sebelumnya, bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Batola periode 2019-2014 mendatang dari 14 partai politik, ternyata tak semuanya sudah melengkapi persyaratan seperti surat keterangan bebas terpidana dari pengadilan negeri.

“Iya sebagian bacaleg Batola belum melengkapi surat keterangan dari pengadilan bebas terpidana. Tapi kayaknya sebagian kecil saja,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batola Rusdiansyah.

Baca: Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Cawapres Prabowo dan Dukungan Kepada Jokowi pada Pilpres 2019

Dijelaskannya, KPU Kabupaten Batola telah menyerahkan berita acara hasil verfikasi bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Batola periode 2019-2014 mendatang kepada 14 partai politik.

“Ke 14 parpol di Batola diminta untuk melakukan perbaikan dari 22 Juli sampai 31 Juli mendatang. Salah satunya, syarat melengkapi surat keterangan dari pengadilan bebas terpidana.” katanya.

Dijelaskannya, semua caleg dari 14 parpol sudah punya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (disingkat SKCK), namun tak semau bacaleg itu ada surat keterangan dari pengadilan negeri sehingga harus segera dilengkapi.

“Syarat bebas dari terpinada dari pengadilan negeri ini sifatnya wajib dan kita tunggu,” katanya.

Ditambahkannya, jika nantinya ada protes dari masyarakat ada bacaleg yang terkait kasus pidana, kejahataan seksual, korupsi dan lainya, maka bisa ada pembuktian yang sah, maka bacaleg itu akan kita gugurkan.

“Selain itu surat keterangan dari pengadilan bebas terpidana, juga ada ijazah yang dilegalisir, SKCK,” katanya.

Menurut Rusdiansyah, demikian pula, jika ada laporan ijazah palsu, maka KPU Batola akan segera memprosesnya. Jika terbukti, bacaleg yang diusulkan partai juga akan dicoret. Sebelumnya KPU Kabupaten Batola disibukkan kegiatan menverifikasi empatbelas (14 ) partai politik (parpol) di kabupaten setempat yang telah mendaftarkan calon legislatif DPRD setempat periode 2019-2024 mendatang.

“Yaa kali ini, kita sedang sibuk menverifikasi 14 parpol yang telah mendaftarkan calon legislatif DPRD setempat periode 2019-2024 mendatang,” kata Rusdiansyah.

Dijelaskan Rusdiansyah, empatbelas partai yang tengah diverifikasi itu yakni PDI-P, PPP, Perindo, PKB, Partai Golkar, Partai Demokrat, Nasdem, PAN, PKS, PBB, Gerindra, PKS, dan Partai Hanura dan Partai Garuda. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved