Berita Banjarbaru

Seremonial Pencanangan Imunisasi MR Batal Digelar di Lapangan Murjani, Begini Penjelasan Darmawan

Bila menurut agenda Senin (6/8) Pemko Banjarbaru gelar seremonial Pencanangan imunisasi measles-rubella (MR) di Lapangan Murjani.

Seremonial Pencanangan Imunisasi MR Batal Digelar di Lapangan Murjani, Begini Penjelasan Darmawan
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Mata siswa kelas VI C di SDN 4 Angsau itu terpejam selama proses imunisasi Campak dan Rubella disuntikkan petugas, Jumat (3/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bila menurut agenda Senin (6/8) Pemko Banjarbaru gelar seremonial Pencanangan imunisasi measles-rubella (MR) di Lapangan Murjani.

Namun nyatanya, kegiatan itu tidak tampak digelar.

Yang digelar hanya apel gabungan pagi itu.

Baca: Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Cawapres Prabowo dan Dukungan Kepada Jokowi pada Pilpres 2019


Bahkan di Lapangan Murjani sudah terlihat adanya spanduk Pencanangan imunisasi, namun hingga siang pelaksanaan seremonial tak juga digelar.

Baca: Kini, Tinggal Dua Nama Cawapres Prabowo Menghadapi Pilpres 2019, Siapakah Mereka?

Terkait hal ini, Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan membenarkan jika kegiatan seremonial pencanangan imunisasi batal digelar tapi bukan berarti pelaksanaan imunisasi MR juga batal.

Apalagi sudah sejak beberapa hari yang lalu imunisasi sudah berjalan lancar.

"Iya benar untuk kegiatan seremonial pencanangannya kita putuskan tidak perlu digelar, untuk menghormati pertemuan yang telah digelar antara MUI dan Kemenkes," ucap Darmawan.

Baca: 4 Fenomena Langit Langka yang Terjadi Malam Ini, Begini Cara Melihatnya dengan Mudah

Dia mengatakan kalau pelaksanaan imunisasinya sudah berjalan sejak Minggu lalu jadi tidak batal, meski seremonial pencanangannya tidak digelar.

Untuk pelaksanaan imunisasi juga mengacu pada beberapa poin kebijakan yang lebih fleksibel.

"Kita hormati hasil pertemuan Kemenkes dan MUI, dan saran-sarannya kita ikuti. Hari ini saya sudah terima surat edarannya dari Kemenkes. Intinya bagi yang ingin menunggu Fatwa MUI dulu silakan, bagi yang mau cepat dilayani juga kami akan layani imunisasi," katanya

Baca: Kehidupan Mewah Remaja Dubai ini Bikin Iri, Ternyata sang Ayah Bukan Orang Sembarangan

Dikatakannya, dalam waktu dekat ini kebijakan nasional dari Dewan MUI juga sudah akan terbit terkait imunisasi ini.

Kemenkes memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memilih untuk menunggu terbitnya fatwa MUI, pemberian vaksinasi MR akan dilaksanakan pada kesempatan selanjutnya.

Hal ini dimungkinkan mengingat periode pelaksanaan kampanye imunisasi MR di 28 Provinsi di luar pulau Jawa selama dua bulan (Agustus-September).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru drg Agus Widjaja menegaskan imunisasi measles-rubella (MR) di Banjarbaru 65.974 orang.

"Tidak ada penolakan namun ada yang minta tunda, dilayani saja. Yang minta tunda karena menunggu sertifikasi halal produknya. Bagi kita Muslim yang yakin dan mau melakukan Imunisasi MR tanpa harus ada sertifikasi halal MUI atau alasan syar'i silakan mengikuti program imunisasi sekarang juga," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved