Kriminalitas Banjarmasin

Buron Tiga Bulan Kasus Penggelapan Motor, Fani Dibekuk Tim Reskrim Banjarmasin Barat

Fani semula ditangkap Unit Opsnal dan Reskrim Polsek Banjarmasin Barat lantaran tersandung kasus penggelapan sepeda motor (curanmor).

Buron Tiga Bulan Kasus Penggelapan Motor, Fani Dibekuk Tim Reskrim Banjarmasin Barat
Banjarmasinpost.co.id/AR Abdul Gani
Muhammad Fani alias Fani saat diamankan di Mapolsek Banjarmasin Barat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Muhammad Fani atau akrab disapa Fani, kini hanya bisa tertunduk pasrah saat digelandang petugas menuju Mapolsek Banjarmasin Barat, Senin (6/8/2018) siang kemarin.

Dikawal dua anggota berseragam lengkap, rasa malu dan penyesalan pun nampak di wajah warga Jalan Ir PM Noor Gang Manunggal Kecamatan Banjarmasin Barat Kalsel tersebut.

Ya, Fani ditangkap Unit Opsnal dan Reskrim Polsek Banjarmasin Barat lantaran tersandung kasus penggelapan sepeda motor (curanmor).

Ia yang sempat berstatus buron, namun sayang upayanya itu ternyata masih belum berhasil mengelabui petugas.

Ia ditangkap setelah warga menemukan sepeda motor tak bertuan, Minggu (5/8/2018) kemarin. Berlokasi di Jalan Ir PM Noor atau tepatnya Simpang Jagung, warga pun kemudian melaporkan penemuan tersebut ke Bhabinkamtibmas Polsek Banjarmasin Barat.

Baca: Ustadz Abdul Somad Cari Siapa Sebut Dirinya Cawapres Prabowo, Ini Kata UAS Tentang Cawapres

Seiring itu pula, setelah anggota Polsek Banjarmasin Barat melakukan pengamanan dan pengecekan terhadap nomor mesinnya. Ternyata motor tersebut tidak lain merupakan barang curian yang tengah diburu petugas.

Anggota Opsnal dan Reskrim Polsek Banjarmasin Barat pun langsung bergerak. Mereka yang melakukan penyelidikan, rupanya tak membutuhkan waktu lama menemukan pelaku.

Sedangkan Fani ditangkap di rumahnya, Jalan Ir PM Noor Gang Manunggal Kecamatan Banjarmasin Barat Kalsel. Ia juga mengakui sepeda motor itu yang ditemukan warga tersebut bukan miliknya.

Melainkan Fani sengaja hendak menggelapkannya dengan berpura-pura meminjam sepeda motor itu kepada korban.

Baca: Penjelasan Ustadz Abdul Somad Soal Cawapres Prabowo dan Dukungan Kepada Jokowi pada Pilpres 2019

Sementara menurut Kasi Humas Polsek Banjarmasin Barat, Ipda Soleh, mengatakan atas perbuatan pelaku, korban sempat kehilangan motornya selama tiga bulan.

Sehingga atas laporan itu pula, mereka yang semula melakukan penyelidikan pun kemudian berhasil menangkap pelaku.

"Betul. Dan yang bersangkutan kini sudah kami tahan. Ia juga kami kenakan dengan pasal 372 KUHP atau ancaman maksimal hukuman penjara empat tahun," pungkas Soleh mewakili Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol M Yoga Buanadipta Ilafi.(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help