Berita Batola

Camat Cerbon Batola Harapkan Data Penerima Beras Sejahtera Dimutakhirkan

KECAMATAN Cerbon Kabupaten Batola mengharapkan penerima keluarga manfaat (KPM) beras sejahtera (rastra) bantuan sosial (bansos)

Camat Cerbon Batola Harapkan Data Penerima Beras Sejahtera Dimutakhirkan
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Camat Cerbon Kabupaten Batola, Drs Khairani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - KECAMATAN Cerbon Kabupaten Batola mengharapkan penerima keluarga manfaat (KPM) beras sejahtera (rastra) bantuan sosial (bansos) di kecamatan sempat segera dimutakhirkan datanya.

Sebab, cukup banyak warga miskin di Kecamatan Cerbon, tapi malah tidak menerima rastra.

“Nah, ini yang menjadi masalah. Cukup banyak warga miskin di Kecamatan Cerbon, tapi malah tidak menerima rastra,” kata Camat Cerbon Kabupaten Batola, Drs Khairani, Selasa (7/8/18).

Menurut Khairani, ada sebanyak delapan desa di Kecamatan Cerbon dan ke depan, data KPM penenerima rastra itu sebisa mungkin benar-benar akurat sehingga warga mampu tidak lagi menerima rastra.

Baca: Tangisan Ustadz Yusuf Mansur Melihat Imam Tetap Shalat Meski Gempa Lombok Terjadi

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batola, Fuad Syekh SSos MAP, menyatakan penerima beras sejahtera (rastra) bantuan sosial di Kabupaten Batola pada 2018 ini mencapai 14.283 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di sebanyak 17 kecamatan di Kabupaten Batola.

“Setiap bulan, petugas Bulog Kalsel mengantar rastra ke titik distribusi yang telah disepakati,” kata Fuad.

Menurut Fuad, dalam pelaksanannya memang ada perubahan data terkait warga Batola yang pindah, meninggal dunia, data ganda dan warga miskin menjadi mampu.

Baca: Penerimaan CPNS 2018 Siap Digelar BKN, Siapkan Dokumen dan Pelajari Cara Pendaftaran CPNS

“Ada juga menurut penilaian masyarakat itu ada warga miskin, tapi malah tidak menerima rastra,” katanya.

Dijelaskannya, saat ini ada peraturan menteri sosial No 28 tahun 2107 tentang pedoman umum dan validasi data terpadu penangangan warga miskin dan tidak mampu.

Jika ada perubahan data penerima rastra itu melalui musyawarah desa.

“Saat ini rapat koordinasi tingkat nasional, untuk Batola tahun ini diminta untuk verifikasi perubahan data KPM untuk rastra,” katanya.

Baca: Pesan Anak Amien Rais ke Ustadz Abdul Somad Soal Cawapres Prabowo Pilpres 2019, Mirip Jokowi di 2014

Dijelaskannya, saat ini perubahan dan perbaikan data penerima rastra terus dilakukan lewat kecamatan-kecamatan.

Dari 14 ribu lebih KPM di Batola yang menerima rastra itu, jumlah KPM yang mengalami perubahan data cukup lumayan.

“Untuk perubahan data itu harus untuk warga yang masuk dalam basis data terpadu (BDT),” tegas Fuad.

(Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved