Pilpres 2019

Jusuf Kalla Nilai Pidato Jokowi Hal Biasa : Pak Jokowi Kan Tidak Katakan Hantam

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pidato Presiden Joko Widodo dalam rapat umum relawan di Sentul sebagai hal yang biasa.

Jusuf Kalla Nilai Pidato Jokowi Hal Biasa : Pak Jokowi Kan Tidak Katakan Hantam
kompas.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika ditemui di tempat pemusatan latihan nasional angkat besi di Markas Marinir, Jakarta, Jumat (17/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sempat menimbulkan kontroversi, Wapres Jusuf Kalla menilai pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat umum relawan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Sabtu (4/8/2018), sebagai hal yang biasa.

Pada pidatonya, Jokowi meminta para relawannya tidak membangun permusuhan, ujaran kebencian, dan fitnah. Namun, bila ada pihak yang mengajak berkelahi, Jokowi meminta pendukungnya tidak perlu takut.

"Artinya (itu) kalau Anda diserang. Ya Anda mestinya mempertahankan diri, kan. Masa diserang tak mempertahankan diri. Itu hukum, membela diri," ujar Kalla di Kantor MUI, Jakarta, Senin (6/8/2018).

"Pak Jokowi kan tidak katakan 'hantam'. Cuma mempertahankan diri. Itu wajar saya saya kira," kata dia. 

Baca: Sekjen Gerindra: Cawapres Prabowo di Pilpres2019 Tinggal Dua Nama

Presiden Jokowi sendiri sudah meluruskan kontroversi publik mengenai pidatonya dalam rapat umum relawan. Ia membantah keras memprovokasi masyarakat untuk berkelahi. Justru, menurut Jokowi, pesan dalam pidatonya itu adalah masyarakat harus menjaga persatuan dan kerukunan, serta jangan saling membangun kebencian

"Ditonton yang komplet, dong," ujar Presiden Jokowi di sela-sela meninjau atlet dan venue jetski di Ancol, Jakarta Utara, Senin (6/8/2018).

Seperti diketahui, saat ini tersiar video pidato Jokowi yang dipotong. Alhasil, muncul kesan pernyataan Jokowi itu seperti memprovokasi masyarakat untuk berkelahi fisik.

(Penulis : Yoga Sukmana/KOMPAS)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jusuf Kalla: Pak Jokowi Kan Tidak Katakan Hantam"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help