Berita Tanahlaut

Petani Lokserapang Pelaihari Pusing Karena Sawahnya Terserang Hama Tungro

Petani di Kelurahan Pelaihari mengalami kerugian. Itu karena hasil panen mereka di Lokserapang terserang hama tungro dari wereng hijau.

Petani Lokserapang Pelaihari Pusing Karena Sawahnya Terserang Hama Tungro
Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid
Ngadimin (55) anggota Kelompok Tani Jakasuma, Desa Telaga, Kecamatan Pelaihari panen padi benih unggul dengan mesin panen, Selasa (7/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Petani di Kelurahan Pelaihari mengalami kerugian. Itu karena hasil panen mereka di Lokserapang terserang hama tungro dari wereng hijau. 

Ketua Gapoktan Berkat Maju, Syamsul Bahri mengaku pusing karena dari tiga hektare padi jenis benih lokal, separonya tak berbuah terserang hama tungro.  

Baca: Versi Gerindra, Ulama GNPF Sebut Abdul Somad Bersedia Jadi Cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019

Menurut lelaki yang akrab disapa Syamsul ini, upaya penanggulangan hama penyakit tanaman sudah diberikan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.  

Namun, penanggulangan itu belum optimal sehingga hampir semua hamparan padi petani di wilayah Bramban dan Lokserapang sekitar 750 hektare lahan produktif terserang hama wereng hijau. 

Baca: Ternyata Ongkos Kirim Bisa Pengaruhi Penjualan Sapi di Idul Adha, Ini Penjelasannya

"Saya dengar informasi hama tanaman tungro ini hampir menyerang se Kalsel," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help