Krisis Air Bersih

BPBD Banjar Imbau Desa yang Kekeringan Segera Melapor, untuk Dikirimkan Mobil Tangki

Terpisah, Ahmad Fauzi, Camat Sungai Tabuk, mengatakan ketersediaan air bersih di wilayahnya cukup banyak.

BPBD Banjar Imbau Desa yang Kekeringan Segera Melapor, untuk Dikirimkan Mobil Tangki
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Terpisah, Ahmad Fauzi, Camat Sungai Tabuk, mengatakan ketersediaan air bersih di wilayahnya cukup banyak.

“Air sungai juga tidak berasa asam,” bebernya.

Terkait yang dialami desa yang pernah mengalami krisis air, menurut dia, karena tahun sebelumnya kemarau cukup panjang.

Sedangkan tahun ini masih sering turun hujan.

Baca: Abdul Somad Kirim Pesan Khusus Ini ke Prabowo Usai Menolak Jadi Cawapres 2019

“Jadi tidak ada lagi masalah soal ketersediaan air bersih,” ucapnya.

Memang, sebut dia, ada pengecualian untuk Sungai Landung RT 4 yang kini masih mengalami krisis air.

Berbeda tempat lainnya tidak mengalami karena tersedianya Pamsimas.

Baca: Ngaku Punya Rp 750 Miliar, Tabungan Roro Fitria Tinggal Rp 1 Juta, Ini Asal Usul Kekayaannya

Perihal penyaluran air bersih untk daerah yang terancam kekeringan, I Gusti Bnyoman Yudiana, Plt Kepala BPBD Kabupaten Banjar, menyampaikan pihaknya siap melanyurkan kalau ada wilayah yang melaporkan.

Sejauh ini, sebut dia, sudah ada laporan dari Kecamatan Beruntung Baru.

“Dalam waktu dekat kita akan mengirimkan mobil tangki berisi air bersih ke wilayah tersebut,” ujarnya.

Pihaknya juga melakukan kerjasama dengan PDAM yang juga bersedia menyalurkan air bersih untuk warga.

Baca: Larangan Terpidana Korupsi Ikut di Pileg 2019 Bikin Bacaleg Tidak Percaya Diri

“Biaya akan dianggarkan dalam anggaran bencana.”

Dia mengimbau apabila ada desa mengalami krisis air bersih atau air yang dikonsumsi terasa asam, secepatnya dilaporkan ke kepala desa untuk dilanjutkan ke kecamatan dan kemudian diteruskan ke BPBD Kabupaten Banjar.

Nyoman juga meminta masyarakat berhemat terhadap penggunaan air.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help