HUT ke 73 RI

HUT ke 73 RI 17 Agustus 2018, ini Sejarah Penggunaan sang Saka Merah Putih Sebagai Bendera Nasional

Sebentar lagi Indonesia bakal memperingati hari kemerdekaannya ke 73, tepatnya pada Jumat (17/8/2018).

HUT ke 73 RI 17 Agustus 2018, ini Sejarah Penggunaan sang Saka Merah Putih Sebagai Bendera Nasional
banjarmasinpost.co.id/m maulana
Bulan Agustus menjadi berkah tersendiri bagi penjual bendera merah putih dan pernak-pernik hari kemerdekaan lainnya. 

Konon, warna merah dan putih terinspirasi dari warna panji Kerajaan Majapahit dengan sembilan garis merah dan putih.

Baca: Nyaleg, Manohara Ingin Tangani Masalah Topeng Monyet

Sebelumnya bendera warna ini juga pernah digunakan saat Jayakatwang melawan Kertanegara dari Kerajaan Singosari.

Sebagai wujud protes dan nasionalisme melawan Belanda, pengibaran bendera merah putih ini terjadi di pulau Jawa tahun 1928.

Pada saat itu Indonesia dalam penjajahan Belanda dan pengibaran bendera dilarang oleh para tentara Belanda.

Tahun 1940 Jepang menginvasi Indonesia.

Gerakan-gerakan nasionalisme mulai bermunculan.

Baca: Gatot Nurmantyo Didukung Jadi Capres di Pilpres 2019, Relawan : Ini Hasil Rapimnas

Sang Saka Merah Putih pertama kali dikibarkan pada tanggal 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta, saat Soekarno menyatakan Proklamasi Indonesia.

Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno, menjahit bendera pertama pada tahun 1944.

Baca: Ini Harta Kekayaan Jokowi-Prabowo Saat Capres di Pilpres 2019, Punya Saham di 26 Perusahaan Lho

Bahannya dari katun Jepang berukuran 276x 200 cm.

Tahun 1946-1968, bendera tersebut dikibarkan hanya pada saat 17 Agustus.

Halaman
1234
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help