HUT ke 73 RI

HUT ke 73 RI 17 Agustus 2018, ini Sejarah Penggunaan sang Saka Merah Putih Sebagai Bendera Nasional

Sebentar lagi Indonesia bakal memperingati hari kemerdekaannya ke 73, tepatnya pada Jumat (17/8/2018).

HUT ke 73 RI 17 Agustus 2018, ini Sejarah Penggunaan sang Saka Merah Putih Sebagai Bendera Nasional
banjarmasinpost.co.id/m maulana
Bulan Agustus menjadi berkah tersendiri bagi penjual bendera merah putih dan pernak-pernik hari kemerdekaan lainnya. 

Sejak tahun 1969, bendera itu tidak berkibar lagi karena sobek, tapi disimpan di Istana Merdeka.

Sesudah tahun 1969, bendera duplikat dikibarkan tiap 17 Agustus.

Bendera duplikat ini terbuat dari sutera.

Bendera merah putih Indonesia melambangkan semangat Indonesia untuk lepas dari penjajahan Belanda.

Merah artinya keberanian, berani melawan penjajah.

Baca: Di Hadapan Ribuan Umat, Ustadz Abdul Somad Ucap Penolakannya Jadi Cawapres Prabowo

Putih melambangkan kesucian, niat suci para pahlawan dan rakyat untuk membela dan memperjuangkan kemerdekaan negeri Indonesia tercinta.

Dalam Pasal 35 Undang Undang Dasar 1945, Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.

Pengibaran bendera merah putih dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan dan mensyukuri kemerdekaan Indonesia.

Dikutip dari Wikipedia, warna merah-putih bendera negara diambil dari warna panji atau pataka Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur pada abad ke-13.

Akan tetapi ada pendapat bahwa pemuliaan terhadap warna merah dan putih dapat ditelusuri akar asal-mulanya dari mitologi bangsa Austronesia mengenai Bunda Bumi dan Bapak Langit.

Baca: Viral di Instagram, di Usia ke-90, Nenek Baddie Semakin Bersinar, ini Rahasia Hidup Sehatnya

Halaman
1234
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved