Ekonomi dan Bisnis

IHSG Masih Bertahan Dilevel 6.000, Sektor Tambang Masih Mentereng

IHSG dibuka menguat 0,3 persen di level 6.110, disokong penguatan komposit saham sektor pertambangan

IHSG Masih Bertahan Dilevel 6.000, Sektor Tambang Masih Mentereng
Achmad Maudhody
MNC Sekuritas Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terombang-ambing nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika yang masih berada di atas Rp 14.400, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu pertahankan level psikologis 6.000.

IHSG dibuka menguat 0,3 persen di level 6.110, disokong penguatan komposit saham sektor pertambangan, finance dan industri dasar, Rabu (8/8/2018).

IHSG dapat bertahan di atas level 6.000 selama lima hari bursa terakhir sejak Rabu (1/8/2018).

Baca: Ini Balasan Istri Hotman Paris Karena Suaminya Sering Bersama Wanita Lain, 3,5 Miliar Melayang

Masih menterengnya kinerja industri batu bara, MNC Sekuritas masih masukkan saham-saham sektor pertambangan dalam rekomendasinya untuk perdagangan saham hari ini.

Baca: Pengakuan Roro Fitria yang Berubah Drastis Setelah di Penjara Soal Berlian, Mobil dan Rumah Mewah

Menurut Senior Equity Brokerage MNC Sekuritas Banjarmasin, Herry Wachiedin, beberapa saham-saham yang dinilai menarik diantaranya saham PT Medco Energy Internasional (MEDC), PT Adaro Energy (ADRO), PT Indo Tambangraya Megah (ITMG), Bukit Asam Tbk (PTBA) dan Harum Energy Tbk (HRUM).

Sedangkan untuk sektor lainnya, saham pilihan diantaranya saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), Gudang Garam Tbk (GGRM), Bank Central Asia (BBCA), United Tractors Tbk (UNTR) dan Jasa Marga Persero Tbk (JSMR) juga bisa jadi alternatif gali keuntungan di pasar modal hari ini.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help