Berita Banjarbaru

Konflik Rumah Ibadah Masih Saja Terjadi di Kalsel, Ini Penjelasan FKUB

Kalsel ternyata menjadi peringkat Ke-11 nasional untuk kerukunan umat beragama.

Konflik Rumah Ibadah Masih Saja Terjadi di Kalsel, Ini Penjelasan FKUB
banjarmasin post group/ milna sari

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJABARU - Kalsel ternyata menjadi peringkat Ke-11 nasional untuk kerukunan umat beragama. Namun di balik itu ternyata konflik pembangunan rumah ibadah masih saja terjadi.

Sekretaris FKUB Kalsel Bayani Dahlan mengatakan masalah kerukunan umat beragama yang masih saja terjadi hingga kini adalah masalah pendirian rumah ibadah.

Konflik ini terangnya bahkan terjadi di semua daerah di Kalsel kecuali daerah yang penduduknya tergolong homogen.

Baca: Ini Harta Kekayaan Jokowi-Prabowo Saat Capres di Pilpres 2019, Punya Saham di 26 Perusahaan Lho

"HSU dan Kabupaten Banjar konflik pendirian rumah ibadah ini tidak ada, kalau kabupaten kota lain masing-masing ada minimal satu," terangnya dalam Sarasehan dan dialog umat beragama di Provinsi Kalimantan Selatan terkait Penguatan peran FKUB dalam oebinaan kerukunan umat beragama di Aula H Maksid, Setdaprov Kalsel, Rabu (08/08/2018).

Berdasarkan data FKUB Kalsel, konflik pendirian rumah ibadah ada tiga di Banjarmasin dan kini sudah dalam tahap selesai, kemudian dua di Banjarbaru, satu di Tapin dan selain itu tersebar masing-masing satu di Kabupaten lain kecuali HSU dan Banjar.

Baca: Tulisan Ini yang Buat Ustadz Abdul Somad Sadar dan Tak Mau Jadi Cawapres Prabowo di Pilpres 2019

Sementara itu, Karo Kesra Pemprov Kalsel, Ina Yuliani mengatakan pendirian rumah ibadah hendaknya memenuhi syarat pendirian rumah ibadah yang salah satunya adalah rumah ibadah bisa diterima oleh masyarakat yang ada di lingkungan lokasi rumah ibadah.

Sebab sebut Ina rumah ibadah hendakanya memberi manfaat terhadap lingkungan sekitar bukan justru menimbulkan resitensi di masyarakat.

"Rumah ibadah yang saat ini bermasalah dalam pembangunannya akan kita evaluasi, kita akan konsultasi ke bagian penyebab masalah itu, jangan sampai perkara masalah pembangunan rumah ibadah merembet ke kerukunan antar umat beragama," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Hari Ini Tanggal Cantik, Simak Ramalan Zodiak Rabu 08 Agustus 2018

Sebutnya saat ini masalah konflik kerukunan umat di Kalsel tergolong minim. Namun ia mengatakan tetap meminta FKUB agar menjaga kerukunan tersebut agar tak terjadi gesekan di masyarakat.

"Terlebih kini dengan adanya media sosial yang kontenya kadang mengandung provokasi, adu dompa, dan propaganda, para tokoh agama ini harus siap untuk menenangkan masyarakat dan menghalau perpecahan," tambahnya. (banjarmasinpost.co.id /milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help