Berita Tanahlaut

Lagi, Enam Hektare Lahan di Desa Pandahan Batibati Terbakar

Sekitar enam hektare lahan terbakar di Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (8/8/2018) sekitar pukul 12.30 Wita.

Lagi, Enam Hektare Lahan di Desa Pandahan Batibati Terbakar
Istimewa/Brigade Manggala Agni Daops Tanahlaut
Regu III Pengendali Perubahan Iklim Kehutanan dan Lingkungan Hidup Brigade Manggala Agni Daops Tanahlaut harus menyeberang parit yang airnya setinggi dada orang dewasa berdiri, Rabu (8/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Sekitar enam hektare lahan terbakar di Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Rabu (8/8/2018) sekitar pukul 12.30 Wita.

Beruntung, kebakaran lahan itu dapat dikuasai regu pemadam kebakaran gabungan dari Brigade Manggala Agni Daops Tanahlaut, BPBD Tanahlaut, Posko Aju Polres Tanahlaut dan Koramil Batibati.

Komandan regu III Pengendali Perubahan Iklim Kehutanan dan Lingkungan Hidup Brigade Manggala Agni Daops Tanahlaut, Awandi bersama anggotanya harus menyeberang parit yang airnya setinggi dada orang dewasa berdiri.

Baca: Head to Head & Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Malaysia di Semifinal Piala AFF U-16 Live Indosiar

Air dari parit itu yang disemprotkan regu pemadam kebakaran dari Brigade Manggala Agni Daops Tanahlaut agar semburan api tidak menjalar ke kawasan pertanian padi warga Desa Pandahan.

Kebakaran di Desa Pandahan itu sudah beberapa kali. Sehari sebelumnya, pemadam kebakaran dari Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut turun membantu.

Baca: Ini Harta Kekayaan Jokowi-Prabowo Saat Capres di Pilpres 2019, Punya Saham di 26 Perusahaan Lho

Komandan regu pemadam Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahlaut, Sulasih Nurdiansyah dikonfirmasi membenarkan kebakaran lahan terjadi di Desa Pandahan.

Sebelumnya lagi, pada 20 Juli 2018 lalu, kebakaran lahan mengancam warga karena mendekati permukiman Indofood Permai, sekitar lima meter.

"Lahan yang terbakar setengah hektare," ujar Dany, anggota BPBD Tanahlaut. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help