Ekonomi dan Bisnis

Apersi Kalsel Harapkan PP Nomor 64 Tahun 2016 Diberlakukan se Kalsel

Oleh sebab itu pemerintah telah menerbitkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri

Apersi Kalsel Harapkan PP Nomor 64 Tahun 2016 Diberlakukan se Kalsel
istimewa
Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Dr Ir Lana Winayanti MCP saat mengunjungi perumahan anggota DPD Apersi Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARAMASIN - Program pengadaan rumah rakyat yang dicanangkan pada pemerintahan Presiden Joko Widodo membawa harapan baru untuk mengejar ketertinggalan penyediaan rumah di Indonesia.

Oleh sebab itu pemerintah telah menerbitkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 64 Tahun 2016 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Tahun 2017, untuk memberi kepastian hukum bagi para pengembang rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)

Menurut Ketua Bidang Perizinan dan Pertanahan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Fikri SE MM menilai PP ini sangat bagus diberlakukan di kabupaten dan kota di Kalsel.

Baca: Live Streaming Indosiar Timnas U-16 Indonesia vs Malaysia Semifinal AFF U-16 2018 Jam 19.00 WIB

Meski demikian, sekarang ini PP 64 tersebut baru satu daerah yang sudah memberlakukan peraturan tersebut, yakni Kabupaten Banjar.

"Kalsel masih belum memberlakukan peraturan tersebut merata, sedangkan pemerintah pusat sudah cukup lama mengeluarkan peraturan ini," ujar Fikri.

Ia melanjutkan ia mengapresiasi terobosan pemerintah Kabupaten Banjar yang berani memberlakukan peraturan itu.

Baca: BREAKINGNEWS - Maruf Amin Jadi Cawapres Jokowi pada Pilpres 2019, Lalu Mahfud MD?

"Bahkan Kab Banjar berani memberikan keringanan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) nol rupiah, bebas izin lokasi, dan tanpa adanya UKL-UPL untuk luasan lima hektar, ke bawah" ucapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan Pemerintah Kab Banjar berani mengambil terobosan itu, dan itu juga sudah diatur dalam peraturan daerah.

"Jadi kami dari Apersi sangat mendukung 100 persen apa yang dilakukan oleh pemerintah Kab Banjar dan kami berharap supaya daerah lain mengikuti hal demikian," lanjutnya.

Baca: Live Streaming Deklarasi Capres-Cawapres Jokowi - Mahfud MD di Pilpres 2019, Live Kompas TV & TV One

Menurut Fikri daerah lainnya yang ada di Kalsel seperti Tanah Laut, Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, sampai Tanah Bumbu, dan lain-lain masih belum berani memberikan terobosan seperti Kab Banjar, padahal Apersi tersebar di kabupaten kota tersebut.

"Kami selaku pengembang perumahan dan pemukiman juga punya target untuk mensukseskan program pemerintah Sejuta Rumah," katanya.

Tahun ini apersi menargetkan 12 ribu unit rumah untuk dibangun, tapi sampai Agustus 2018 baru tercapai 5 ribu unit rumah yang dibangun.

"Saat ini sekitar 7 ribu unit yang belum tercapai, dengan diterapkannya PP 64 memudahkan kami untuk melaksanakan percepatan pembangunan," ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved