Berita Batola

Banyak Pelanggaran Tonase, Dishub Batola akan Gelar Razia Angkutan Sawit Empat Kali Sebulan

Menurut Syamsul, frekuensi pelanggaran angkutan sawit yang melebihi kemampuan tonase jalan cukup banyak.

Banyak Pelanggaran Tonase, Dishub Batola akan Gelar Razia Angkutan Sawit Empat Kali Sebulan
Banjarmasin Post/edi nugroho
Kepala Dinas Perhubungan Batola H Syamsul Arifin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Batola bersama Satlantas Polres Batola berencana menggelar razia angkutan sawit yang lalu lalang di kawasan kabupaten setempat, minimal sebulan empat kali.

“Yaa mininal empat bulan sekali razia angkutan sawit yang lalu lalang di kawasan kabupaten Batola,” kata Kepala Dinas Perhubungan Batola H Syamsul Arifin, Kamis (9/8/18).

Menurut Syamsul, frekuensi pelanggaran angkutan sawit yang melebihi kemampuan tonase jalan cukup banyak.

“Pelanggaran angkutan kelapa sawit ini menjadi perhatian kita,” katanya.

Baca: Usai Heboh Jenderal Kardus, Hatta Rajasa Dipanggil SBY

Baca: Bocoran Sosok Inisial M Cawapres Jokowi di Pilpres 2019, Cirinya Mengarah pada Tokoh Ini

Happy Erwan Kasi Keselamatan Lalulintas Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Batola, menambahkan Razia gabungan ini merupakan penekanan dari razia perda No 3 tahun 2012, tentang penggunaan jalan umum maupun jalan angkutan jalan perkebunan, pertambangan dan sawit.

“Dalam razia ini kita temukan sejumlah mobil angkutan sawit kelebihan muatan angkutan muatan atau overload. Mereka yang terbukti kelebihan muatan langsung ditilang,” kata Happy.

Menurut Happy, saat razia dilakukan, aparat Dinas Perhubungan Kabupaten Batola akan melakukan penimbangan dengan mobil pengujian portabel yang sudah ada di lokasi razia. Selama ini, dinas perhubungan melakukan pengamatan secara diam–diam mauapun terang-terangnya, angkutan sawit memang banyak kelebihan muatan atau overload.

“Iya selama ini kita amati banyak mobil angkutan yang kelebihan muatan,” tegas Happy.

Baca: Andi Arief Sebut Ada Mahar 500 M ke PAN & PKS, AHY Terpental dari Bursa Cawapres Prabowo

Baca: Via Vallen Bak Artis Korea, Rambut Ikal Bikin Pangling, Berubah Setelah Dipoles Bubah Alfian

Lebih lanjut Happy menyatakan jika dibiarkan angkutan sawit melewati jalan kawasan Batola dengan kelebihan muatan, maka berdampak pada kerusakan jalan setempat. Kondisi jalan kabupaten Batola itu kelasnya III C saja.

“Kelas III C itu maksimal angkutan sawit yang bisa lewat itu hanya 8 ton. Sementara angkutan yang lewat itu mencapai 13 sampai 14 ton. Nah, jika dibiarkan pasti akan rusak, “ katanya.

Menurutnya, bagi angkutan sawit yang melewati Jalan Batola bermuatan lebih dari delapan ton, maka akan diberi sanksi berupa bukti pelanggaran (tilang) di tempat oleh Satlantas Polres setempat

“Kalau ditanya, hampir semua angkutan kena tilang karena angkutannya melebihi 8 ton,” tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help