Futsal

Berlabel Timnas, Ryan Dilarang Bermain di Tanah Kelahiran, 'Tidak Ada Aturan Masalah Itu'

Hal tersebut terjadi pada Turnamen Futsal Nasional bertajuk Digfest Futsal U 21 dilaksanakan Suria Arena dilaksanakan sehari, Kamis (9/8/2018).

Berlabel Timnas, Ryan Dilarang Bermain di Tanah Kelahiran, 'Tidak Ada Aturan Masalah Itu'
banjarmasin post group/ burhani yunus
Rahmatullah Hasriyanoor Hanafi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Karena memiliki label mantan pemain Timnas Indonesia (Timnas) Indonesia, Rahmatullah Hasriyanoor Hanafi atau yang sapa Ryan dilarang bermain di tempat kelahirannya sendiri.

Hal tersebut terjadi pada Turnamen Futsal Nasional bertajuk Digfest Futsal U 21 dilaksanakan Suria Arena dilaksanakan sehari, Kamis (9/8/2018).

Banjarmasin merupakan provinsi ke lima yang disambangi turnamen futsal tingkat nasional tersebut.

Dimana sebelumnya dilaksanakan di Palembang, Yogjakarta, Surabaya dan Bekasi.

Baca: BREAKINGNEWS - Kyai Maruf Amin Jadi Cawapres Jokowi pada Pilpres 2019, Lalu Mahfud MD?

"Heran saja masa hanya punya label eks pemain nasional tidak boleh ikut bertanding," kata Ryan, eks pemain U 20 Indonesia di Thailand 2018 ini.

Kekecewaan pemain kelahiran Banjarmasin 1997 yang kuliah di Uniska Banjarmasin ini sangat beralasan karena beberapa pemain Kota Banjarmasin yang bermain di klub Liga Profesional bisa diperbolehkan dan bisa ikut bertanding.

Baca: Indonesia ke Final! Hasil Akhir Timnas U-16 Indonesia vs Malaysia Piala AFF U-16 2018 - Skor 1-0

Ginanjar panitia pelaksana mengatakan, pihaknya di Banjarmasin hanya menjalankan aturan dari panitia pusat.

"Kami panitia pelaksana Banjarmasin, Kalsel hanya menjalankan aturan dan arahan dari panitia pusat," kata Ginanjar.

Sekretaris Asosiasi Pusat Provinsi Kalimantan Selatan, kaget dan menyangkan ada aturan yang dilakukan oleh panitia pelaksana Digfest Futsal U 21.

"Kami lembaga futsal di Kalsel tidak tahu ada kejuaraan futsal. Panitia tidak ada pemberitahuan kepada kami," kata Nariansyah.

Nariansyah sangat menyangkan hal terjadi di daerahnya. "Tidak ada aturan masalah itu saya sangat menyesalkan kalau itu ada terjadi larangan kepada pemain mantan Timnas dan bermain di Liga Profesional," kata Nariansyah.

Nariansyah menambahkan, pemain berlabel nasional dan liga nasional mestinya bisa menjadi kebanggaan dan motivasi pemain daerah di Kalsel. "Mestinya mereka harus diikutkan agar yang lain bisa belajar," kata Nariansyah. (buy)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help