Kebakaran Lahan di Tahura Sultan Adam

BPBD Kalsel Minta Bantuan Gubernur Kalsel Atasa Kekurangan Personel Tim Karhutla

BPBD Kalsel telah, meminta tambahan bantuan personel untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Tahura.

BPBD Kalsel Minta Bantuan Gubernur Kalsel Atasa Kekurangan Personel Tim Karhutla
Capture Banjarmasin Post Edis Kamis (9/8/2018) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD Kalsel telah, meminta tambahan bantuan personel kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), karena adanya beberapa titik rawan seperti Tahura Sultan Adam, Mandiangin Kabupaten Banjar, dan seputar Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.

"Kami sudah minta ke Gubernur agar ditambah personel untuk pemadaman di Guntung Damar, karena perlu tambahan personel untuk menggantikan personel yang ada, dan untuk pemblokiran api," jelas Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin.

Saat ini terangnya sudah diusulkan bantuan tambahan personel sebanyak 100 orang untuk pemadaman. Diceritakan Wahyuddin, kebakaran lahan di Guntung Damar sebutnya cukup menyulitkan karena lahan yang terbakar adalah lahan gambut. Akibatnya, api masih sering muncul dari dalam tanah.

Baca: Titik Api Muncul di Gunung Pematon Tahura Sultan Adam, Pemadam Kesulitan Capai Lokasi Kebakaran

Baca: Padamkan Api di Tahura Sultan Adam Mandiangin, Tim Karhutla Berjibaku Mulai Magrib Hingga Subuh

Baca: Usai Heboh Jenderal Kardus, Hatta Rajasa Dipanggil SBY

Lahan gambut yang terbakar ini sebut Wahyuddin sekitar 3 hektare. Pihaknya harus bekerja ekstra untuk memadamkan api lantaran lokasi yang berdekatan dengan bandara Syamsudin Noor Banjarbaru. "Kalau dari bandara paling sekitar dua kilometer, makanya kita padamkan terus menerus, apinya kita blokir agar tidak menyebar ke tempat lain," ujarnya.

Api kini sudah tak terlihat lagi. Namun asap putih terus muncul dari dalam tanah. Setiap tahun jelas Wahyuddin kawasan itu menjadi langganan kebakaran lahan. Namun tahun ini pemadaman tergolong sukit dilakukan. Jika biasanya memadamkan api dibutuhkan waktu sekitar setengah jam, kali ini dalam tiga hari asap dan titik api masih ditemukan.

Baca: Kedatangan Prabowo Ditolak di Kediaman SBY di Kuningan, Elite Demokrat : Jenderal Kardus

Baca: Jadwal & Live Streaming Indosiar Timnas U-16 Indonesia vs Malaysia Piala AFF U-16 2018, Adu Penalti?

Baca: Prediksi Susunan Pemain Semifinal Piala AFF U-16 Timnas U-16 Indonesia Vs Malaysia

Sulitnya pemadaman di Guntung Damar terang Wahyudin juga lantaran sedikitnya personel. Saat ini Satgas Karhutla BPBD Kalsel yang diterjunkan ada 30 orang dengan peralatan yang berjumlah 10 buah. Setiap tiga orang mendapatkan satu buah alat.

Terkait siaga bencana Karhutla dan kabut asap di sekitar bandara, jelas Wahyuddin mereka juga sudah menyiagakan tiga posko Karhutla di Jalan Kasturi Syamsudin Noor. "Tiga itu juga sudah cukup dan sangat dekat dengan kawasan bandara," tambahnya.(ell/lis)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help