Berita Batola

Dua Hari Patroli, BKSDA Kalsel Tak Temukan Buaya di Sungai Anjir, Camat: Warga Tetap Waspada

Menurut camat, langkah patroli dari BKSD Kalsel juga menurunkan kekuatiran warga dengan keberadaan buaya di sungai tersebut.

Dua Hari Patroli, BKSDA Kalsel Tak Temukan Buaya di Sungai Anjir, Camat: Warga Tetap Waspada
istimewa
Petugas Polsek Anjir Muara dan Koramil setempat dan Kades Anjir Serapat Lama, mencoba memancing yang pernah menggigit Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Warga Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara Km 25, Kabupaten Batola diminta tetap waspada meski dua hari patroli petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalsel yang memantau Sungai Anjir tak menerima buaya.

“Yaa kita minta warga Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara Km 25 tetap waspada,” kata Camat Anjir Muara Kabupaten Batola, Jaya, Kamis (9/8/18).

Menurut camat, langkah patroli dari BKSD Kalsel juga menurunkan kekuatiran warga dengan keberadaan buaya di sungai tersebut.

Petugas BKSDA Kalsel memantau Sungai Anjir Muara Km 25, Kabupaten Batola.

Baca: Indonesia ke Final! Hasil Akhir Timnas U-16 Indonesia vs Malaysia Piala AFF U-16 2018 - Skor 1-0

Pemantuan ini menyusul Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara Km 25, Kabupaten digigit buaya saat mandi di sungai setempat.

Baca: Jadwal Final Piala AFF U-16 2018 Timnas U-16 Indonesia vs Thailand Live Indosiar!

Dijelaskan Jaya, Polsek Anjir Muara dan Koramil setempat dan Kades Anjir Serapat Lama, Kabupaten Batola dalam beberapa hari ini mencoba memancing yang pernah menggigit kaki Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Batola di Sungai Anjir Km 25.

Langkah ini buaya-buaya yang diduga berada di Sungai Anjir Km 25 itu tak menelan korban lagi.

Baca: Pejabat BPDB Banjarbaru Ini Tetap Tegar saat Dikepung Api dan Asap di Guntung Manggis

“Ini merupakan salah satu upaya agar keberadaan buaya yang sempat menyerang bocah dan meresahkan masyarakat lagi. Alhamdulilah, Polsek Anjir Muara dan Koramil setempat memancing pakai potongan ayam. Memang belum ditemukan buaya,” kata Jaya.

Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Jerapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Batola menjadi korban gigitan buaya Sungai Anjir Muara saat mandi bersama teman bermainnya, Senin (30/7/18) pukul 18:00 Wita.

Tak seperti biasa, Rahril bersama Yanto, sang ayah mandi di pinggir Anjir Muara. Tak disangka, saat bocah ini bermain di pinggir sungai, kakikiri Rahril seperti ada yang menarik dan mencengkeram.

Baca: Cium Pipi, Dahi Sampai Bibir Staf Perempuannya, Ketua Koperasi Ini Terancam 12 Tahun

“Abah-abah, kakiulun ada yang mengigut (Ayah, kakisaya ada yang menggigit). Sepertinya buaya kecil,” kata Halimah, (34}, ibu dari Rahril, Selasa (31/7/18) siang di rumahnya RT 02 di kawasan Anjir Jerapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Batola.

Dijelaskan Halimah, saat digigit buaya, Rahril lansung menjerit. Kontan, Yanto sang ayah langsung menarik tubuh Rahril ke darat. Namun buaya kecil itu sempat menarik kakikiri Rahril sehingga sempat terjadi tarik-tarikan Yanto dengan buaya tersebut.

“Suami sempat tarik menarik memperebutkan tubuh Rahril agar tidak dibawa buaya ke sungai. Dari penghilatan suami, buaya itu belum terlalu besar,” kata Halimah. Usai kejadian, Rahril langsung dibawa ke salah satu bidan desa untuk diberi suntikan agar tidak infeksi karena gigitan buaya tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help