Kriminalitas Tanahbumbu

Pelaku Narkoba Dibekuk Polres Tanahbumbu Saat Operasi Antik

Satu lagi pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis obat ekstasi diringkus jajaran Satres Narkoba Polres Tanahbumbu.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Satu lagi pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis obat ekstasi diringkus jajaran Satres Narkoba Polres Tanahbumbu dalam operasi Antik Intan 2018.

Adalah Pathurrahman (33) warga Sampanahan Desa Sampanahan Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru. Pria ini diduga sudah lama mengedarkan narkotika di wilayah hukum Polres Tanahbumbu.

Baca: Pilpres 2018, SBY-Prabowo Sepakat Lanjutkan Koalisi, Pertemuan Bicarakan Tiga Poin Ini

Tepatnya di area Komplek Bumi Raya Permai Desa Gunung Besar Kecamatan Simpangempat Tanahbumbu, pria ini ditangkap dengan sejumlah pil yang disimpannya. Penangkapan itu berlangsung pada Rabu (8/8/18) sekitar pukul 22.00 Wita.

Pelaku tak bisa berkutik saat digeledah jajaran Polres Tanbu, karena kedapatan menyimpan pil ekstasi yang disimpannya dalam kotak rokok merek sampoerna. Pelaku pun tak bisa berkata-kata lagi saat barang bukti tersebut ditemukan.

Baca: Pupur Tradisional Banjar Juga Disenangi Warga Luar Daerah

Pelaku langsung digelandang ke Mapolres Tanahbumbu untuk diproses lebih lanjut. Sementara barang buktinya juga turut diamankan.

Kasat Narkoba Polres tanahbumbu Iptu Sunardi melalui kanitnya Aipda Muhdian Noor, Kamis (9/8/18) membenarkan penangkapan tersebut. Penangkapan dilakukan usai mendapatkan informasi dari masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

"Kami melakukan penyelidikan dengan mengikuti pelaku. Saat sudah mendapatkan kepastian, pelaku langsung diringkus dengan barang buktinya," katanya.

Baca: BREAKING NEWS : Lombok Utara Kembali Diguncang Gempa, Kali 6,2 SR BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Dia mengatakan untuk barang bukti yang diamankan jajaran Satres Narkoba Polres Tanbu berupa 2 butir narkotika jenis pil ekstasi dengan berat 0,56 gram. Selain itu, juga ada kotak rokok yang digunakan untuk menyimpan pil.

"Hp pelaku turut dimanakan yang diduga sebagat alat transaksi jual beli obat dan satu tas yang dibawanya tempat menyimpan rokok," katanya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help