Berita Batola

Polisi dan TNI Pancing Buaya Gigit Bocah Batola dengan Potongan Ayam

Polsek Anjirmuara dan Koramil setempat dan Kades Anjir Serapat Lama, Kabupaten Batola dalam beberapa hari ini mencoba memancing buaya

Polisi dan TNI Pancing Buaya Gigit Bocah Batola dengan Potongan Ayam
istimewa
Petugas Polsek Anjir Muara dan Koramil setempat dan Kades Anjir Serapat Lama, mencoba memancing yang pernah menggigit Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Polsek Anjirmuara dan Koramil setempat dan Kades Anjir Serapat Lama, Kabupaten Batola dalam beberapa hari ini mencoba memancing buaya yang pernah menggigit kaki Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Serapat Lama, Kecamatan Anjirmuara, Kabupaten Batola di Sungai Anjir Km 25.

Langkah ini buaya-buaya yang diduga berada di Sungai Anjir Km 25 itu tak menelan korban lagi.

Baca: Kekayaan Jokowi Puluhan Miliar Rupiah Prabowo 1 Triliun Lebih, Persiapan Jelang Pilpres 2019

“Ini merupakan salah satu upaya agar keberadaan buaya yang sempat menyerang bocah dan meresahkan masyarakat lagi. Alhamdulilah, Polsek Anjir Muara dan Koramil setempat memancing pakai potongan ayam. Memang belum ditemukan buaya,” kata Camat Anjirmuara Kabupaten Batola, Jaya, Kamis (9/8/18).

Muhammad Rahril Ibrahim (10), siswa kelas V SDN Anjir Jerapat Lama, Kecamatan Anjirmuara, Kabupaten Batola menjadi korban gigitan buaya Sungai Anjirmuara saat mandi bersama teman bermainnya, Senin (30/7/18) pukul 18:00 Wita.

Baca: Yenny Wahid : Mahfud MD Disetujui Jadi Cawapres di Pilpres 2019 oleh Kiai NU di Akar Rumput

Tak seperti biasa, Rahril bersama Yanto, sang ayah mandi di pinggir Anjirmuara. Tak disangka, saat bocah ini bermain di pinggir sungai, kaki kiri Rahril seperti ada yang menarik dan mencengkeram.

“Abah-abah, kaki ulun ada yang mengigut (Ayah, kakisaya ada yang menggigit). Sepertinya buaya kecil,” kata Halimah, (34}, ibu dari Rahril, Selasa (31/7/18) siang di rumahnya RT 02 di kawasan Anjir Jerapat Lama, Kecamatan Anjirmuara, Kabupaten Batola.

Baca: Jenderal Kardus Disebut Syarif Hasan Sebagai Ungkapan Ketidakpuasan Andi Arief di Pilpres 2019

Dijelaskan Halimah, saat digigit buaya, Rahril langsung menjerit. Kontan, Yanto sang ayah langsung menarik tubuh Rahril ke darat. Namun buaya kecil itu sempat menarik kaki kiri Rahril sehingga sempat terjadi tarik-tarikan Yanto dengan buaya tersebut.

Baca: Kedatangan Prabowo Ditolak di Kediaman SBY di Kuningan, Elite Demokrat : Jenderal Kardus

“Suami sempat tarik menarik memperebutkan tubuh Rahril agar tidak dibawa buaya ke sungai. Dari penghilatan suami, buaya itu belum terlalu besar,” kata Halimah. Usai kejadian, Rahril langsung dibawa ke salah satu bidan desa untuk diberi suntikan agar tidak infeksi karena gigitan buaya tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help