Pilpres 2019

Alasan Yusril PBB Tak Ikut Gerbong Koalisi Jokowi atau Prabowo, Ternyata Ini Penyebabnya

Alasan Yusril PBB Tak Ikut Gerbong Koalisi Jokowi atau Prabowo, Ternyata Ini Penyebabnya

Alasan Yusril PBB Tak Ikut Gerbong Koalisi Jokowi atau Prabowo, Ternyata Ini Penyebabnya
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin Yusril Ihza Mahendra dan Partai Garuda adalah dua partai peserta Pemilu 2019, namun keduanya yang tidak mendukung pasangan calon di Pilpres 2019.

Padahal, partai lain peserta Pemilu 2019 baik partai lama maupun partai baru mendukung salah satu Capres-Cawapres 2019, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

PBB dan Partai Garuda memang tidak memiliki kursi di parlemen DPR, sehingga tidak bisa dianggap sebagai partai pengusung, namun sebagai partai pendukung.

Baca: Bandingkan Kekayaan Cawapres Jokowi Kyai Ma’ruf Amin & Cawapres Prabowo Sandiaga Uno, Jauh Sekali

Namun, partai lain macam PSI, Partai Perindo, PKPI, dan Partai Berkarya juga tidak memiliki kursi di DPR, tapi ikut mendukung pasangan calon Capres-Cawapres 2019.

PSI, Perindo dan PKPI mendukung Jokowi-Ma'ruf. Sementara Partai Berkarya mendukung Prabowo-Sandiaga.

Baca: Nagita Slavina Sindir Raffi Ahmad saat Ayu Ting Ting Jadi Juri KDI 2018, Senenglah Pasti!

PBB lebih memilih bersikap netral, tidak medukung slaah satu pasangan Capres-Cawapres untuk Pilpres 2019.

"Baik Jokowi maupun Prabowo tidak pernah mengajak PBB untuk mendukung mereka. Kalau mereka sendiri tidak pernah mengajak kita untuk mendukung mereka, untuk apa kita capek-capek mendukung salah satu dari mereka," kata Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/8/2018).

Baca: Robby Purba Dikabarkan Keluar dari Karma ANTV dan Unfollow Roy Kiyoshi karena Masalah ini

Yusril menilai wajar apabila Prabowo dan Jokowi tidak mengajak partainya berkoalisi.

Sebab, PBB saat ini tidak memiliki kursi di DPR sebagai syarat untuk mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Untuk Pemilu 2019 pun, menurut hitungan lembaga-lembaga survei PBB diduga takkan lolos Parlementary Threshold 4 persen. Karena itu, kedua pasangan Capres/Cawapres tidak memperhitungkan kita," kata Yusril.

"Kalau orang lain menganggap kita tidak penting, janganlah kita GR merasa diri kita penting. Kita tidak perlu menjadi seperti orang menderita sakit jiwa merasa diri kita penting dan besar, padahal kenyataannya kita tidak seperti itu," tambahnya.

Baca: Mbah Mijan Tulis 2 Nama Ini Untuk Capres Cawapres Pilpres 2019, Jangan Kaget

Oleh karena itu, Yusril mengaku partainya akan fokus saja untuk meraih suara maksimal di Pemilu Legislatif 2019.

Target PBB adalah melewati ambang batas 4 persen dan lolos ke Senayan.

"Untuk Pilpres, jangan banyak menyita waktu kita, karena tidak akan ada manfaat apapun yang kita peroleh dari Pilpres ini," ujar dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Diajak Jokowi dan Prabowo, PBB Netral di Pilpres 2019

Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help