Berita Hulu Sungai Tengah

Antisipasi Karhutla, HST Lakukan Pengecekan Perlengkapan di Lapangan

Meski belum terdeteksi ada titik api di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, langkah antisipasi dilakukan pemerintah Kabupaten HST

Antisipasi Karhutla, HST Lakukan Pengecekan Perlengkapan di Lapangan
istimewa
Rapat koordinasi antisipasi Karhutla di wilayah HST, lintas instansi yang digelar BPBD HST di Auditorium Pemkab HST. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Meski belum terdeteksi ada titik api di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, langkah antisipasi dilakukan pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan, serta  mengatasi jika terjadi bencana tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST melaksanakan rapat koordinasi. Rakor tersebut melibatkan berbagai pihak.

Selain BPBD, TNI/Polri juga Balakar 654 Murakata, Taruna Siaga Bencana, serta unsur lainnya, Jumat (10/8/2018).

Baca: Bandingkan Kekayaan Cawapres Jokowi Kyai Ma’ruf Amin & Cawapres Prabowo Sandiaga Uno, Jauh Sekali

Baca: Pelajar Ini Rela SumbangkanTabungan untuk Korban Gempa Lombok

Pada pertemuan dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan , Ainur Rafik, tersebut disepakati, di HST berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan, mengingat wilayah HST terdapat hutan Meratus dan wilayah lahan rawa yang terbentang luas di Kecamatan Labuanamas Utara.

“Antisipasi pencegahan, maupun penindakan jika terjadi bencana alam tersebut, tak bisa hanya ditangani BPBD. Harus ditangani bersama, dan memerlukan koordinasi yang baik antar instansi, termasuk Balakar, Tagana dan pihaklainnya,”kata Kepala BPBD HST Ali Fahmi.

Baca: Kalteng Mania Siap Ramaikan Stadion Demang Lehman

Sebelumnya, Posko terpadu Karhutla telah didirikan di halaman kantor Bupati HST.

“Tugas serta fungsinya sudah jelas.  Untuk data-data yang diperlukan tentu selalu terpantau di posko ini,” kata Ali.

Wakapolres HST Kompol Sarjaini pun mengingatkan, jauh sebelumnya, tim penanggulangan Karhutla  selalumengingatkan dan mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga, memelihara dan menlindungi hutan dan lahan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Timnas U-16 Indonesia vs Thailand Live Indosiar Final Piala AFF U-16 2018

“Termasuk menyosialiasikan UU terkait pembakaran hutan dan lahan. Sosialisasi melalui media cetak maupun elektronik, seperti radio terus disebarluaskan. Terutama bahaya dan dampak dari pembakaran hutan dan lahan, serta ancaman hukumannya jika dilakukan secara senagaja,” jelas Sarjaini.

Sebelumnya, Sekda HST H Akhmad Tamzil  berharap, di HST tak sampai terjadi bencana pembakaran  lahan dan hutan untuk menjaga  Lingkungan dari kabut aap, yang membahayakan kesehatan.

Baca: Mahfud MD Tak Terlihat Saat Pendaftaran di KPU, Ini yang Dilakukannya

Rakor pun menyepakati Senin 13 Agustus digelar apel gelar pasukan dan siaga Karhutla di lapangan Dwiwarna. Sekaligus gelar perlengkapan penanggulangan bencana tersebut, untuk mengecek peralatan dan kesiapan personel di lapangan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

 

 
 

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help