Berita Banjarmasin

Dr Khairatun Hisan: Perempuan itu Ibarat Tiang Negara, Bila Moralnya Rusak?

Di usia yang ke 68 ini pun banyak harapan muncul ke pemerintah agar Kalsel semakin maju lagi.

Dr Khairatun Hisan: Perempuan itu Ibarat Tiang Negara, Bila Moralnya Rusak?
Istimewa
Dr Khairatun Hisan LC, MSi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hari Ulang Tahun ke-68 Provinsi Kalimantan Selatan baru saja dirayakan dengan melibatkan rakyat atau pesta rakyat, Kamis (9/8) lalui. Berbagai acara pun digelar hingga makan gratis yang disediakan kepada masyarakat.

Di usia yang ke 68 ini pun banyak harapan muncul ke pemerintah agar Kalsel semakin maju lagi.

Diberbagai sektor pembangunan berjalan dengan baik terutama sektor pendidikan yang mana diharapkan akan menghasilkan bibit-bibit penerus bangsa yang memiliki sumber daya manusia yang baik. Pasalnya dengan SDM yang baik pastinya akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik.

Baca: LIVE STREAMING Pendaftaran Capres-Cawapres Pilpres 2019, Live Kompas TV & TV One

Salah satu warga Banua yang begitu perduli pendidikan yakni Dr Khairatun Hisan LC, MSi saat berbincang dengan insight, gadis yang baru menyelesaikan program doktoral S3 di kampus Universitas Trisakti Fakultas Ilmu Ekonomi Konsentrasi Ekonomi dan Keuangan Syariah (IEF) ini mengatakan pendidikan sangatlah penting.

Baca: Daftar ke KPU, Jokowi-Maruf Amin Pagi Ini dan Siangnya Prabowo-Sandiaga

"Untuk menempuh jenjang Doktoral, harus penuh kesabaran dan ketekunan dalam pencapaiannya untuk terus berikhtiar dan jangan putus semangat, karena perempuan itu harus pintar dan cerdas. Apabila perempuan pintar dan cerdas, maka akan dapat melahirkan generasi-generasi yang berkualitas dan bermanfaat bagi seluruh umat.," tutur gadis muda ini.

Berdasarkan data yang dipaparkan KEMENPPPA mengenai tingkat pendidikan kaum perempuan per 2011-2015, menunjukkan bahwa persentase perempuan yang tidak/belum pernah sekolah jauh lebih besar dari laki-laki.

Demikian halnya dengan Angka putus lanjut sekolah, persentase perempuan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki. Padahal

“Perempuan itu ibarat tiang negara, apabila perempuan itu baik, cerdas dan berakhlak mulia maka pondasi negara akan terus berdiri tegap dan bagus. Sebaliknya, apabila perempuan itu rusak moralnya akibat kebodohannya maka pondasi negara akan rapuh dan mudah dihancurkan”. Nauzubillahi min dzalik," jelasnya.

Kemudiandalam rangka menyambut HUT Banua yang Ke-68 tahun ia berharap semua agar ikut berpartisipasi dalam meningkatkan pendidikan di banua kita yang tersayang ini ‘terutama pendidikan untuk kaum perempuan’.

Banyak hal positif yang akan kita dapatkan dengan membina kaum perempuan, karena seorang “IBU” berasal dari kaum perempuan.

Apalagi seorang ibu merupakan pendidik pertama bagi keluarganya, apabila ibunya sudah baik maka keluarganya akan baik. Apabila satu keluarga baik, maka akan menularkan kebaikan bagi orang disekitarnya.

Virus kebaikan itu akan terus menyebar, hingga tidak hanya satu banua yang akan terbina namun satu dunia akan terbina dengan mendidik perempuan. (Banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved