Home »

News

» Sains

Sains

Fenomena Alam Gerhana Matahari Cincin Bakal Lintasi 2 Provinsi di Kalimantan Ini

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) menginformasikan bahwa akan terjadi fenomena alam berupa gerhana matahari cincin.

Fenomena Alam Gerhana Matahari Cincin Bakal Lintasi 2 Provinsi di Kalimantan Ini
istimewa
Seni dalam fotografi - Komunitas Banjarbaru dalam lensa memotret gerhana bulan dengan konsep yang ciamik 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( Lapan) menginformasikan bahwa akan terjadi fenomena alam berupa gerhana matahari cincin. 

Ada beberapa provinsi yang akan dilintasi fenomena alam tersebut. 

Di antaranya Provinsi Riau, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. 

Baca: Ternyata Kemeja Jokowi Saat Daftar Capres 2019 Dijahit Cuma Semalam, Ini Suka Dukanya

"Gerhana matahari cincin akan melintasi Kabupaten Siak, Riau, pada 29 Desember 2019 mendatang," ungkap Kabag Humas Lapan, Jasyanto pada Kompas.com di acara peringatan hari kebangkitan teknologi nasional (Hakteknas) di Pekanbaru, Riau, Jumat (10/8/2018).

Dari sejumlah provinsi yang akan dilalui jalur gerhana tersebut, titik Greatest Eclipse, yaitu ketika sumbu bayangan bulan berada paling dekat dengan pusat bumi jatuh di wilayah Kabupaten Siak, Pulau Pedang pada lokasi 1,0089° LU- 102,2465° BT.

Baca: Ini Harta Kekayaan Cawapres Jokowi dan Prabowo, Punya Logam Mulia Rp 1,5 Miliar Lho

"Di sekitar Pulau Pedang dan Kabupaten Siak durasi fase cincin selama 3 menit 39 detik, mulai pukul 10.22 WIB berpuncak pada 12.17 WIB dan berakhir pada 14.13 WIB," kata Jasyanto.

Sementara dari wilayah lainnya, sambung dia, fenomena tersebut akan bisa diamati sebagai fenomena gerhana parsial.

Jasyanto menjelaskan, pusat sains antariksa akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Siak. Baca juga: Apa yang Terjadi di Charleston Jelang Gerhana Matahari Total.

Baca: Lowongan Kerja di PLN Dibuka Mulai 13 Agustus 2018, Begini Cara Mendaftar via Online

"Kita bekerja sama dengan Pemerintah Siak dalam mempersiapkan diri menyambut fenomena gerhana matahari cincin, yang dapat diperluas pada kegiataan keantariksaan lainnya apabila diperlukan di kemudian hari," tuturnya.

"Kita juga mengajak masyarakat dari sekarang untuk menyaksikan fenomena ini. Apalagi Siak dikenal daerah yang memiliki objek wisata bersejarah," tambah Jasyanto.

Baca: Jadwal & Link Live Streaming Indosiar Timnas U-16 Indonesia vs Thailand, Final Piala AFF U-16 2018

Terkait gerhana matahari cincin, Jasyanto menjelaskan, gerhana matahari terjadi saat bulan berada pada fase bulan baru, ketika posisi bulan terletak antara bumi dan matahari.

"Perlu diingat bahwa gerhana matahari tidak selalu terjadi pada tiap fase bulan baru. Hal ini dikarenakan bulan bergerak mengelilingi bumi dengan kemiringan orbit lebih kurang lima derajat celcius terhadap bidang orbit Bumi terhadap matahari atau ekliptika," tuturnya.

Baca: Jadwal & Prediksi Persija vs PSMS Medan Live Indosiar, Pekan 20 Liga 1 2018

Saat gerhana, kata Jasyanto, piringan matahari di langit akan tertutup piringan bulan sehingga cahaya matahari akan terhalang. Kerucut bayang-bayang bulan yang disebut umbra dan penumbra akan jatuh ke sebagian wilayah permukaan Bumi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerhana Matahari Cincin Akan Terjadi di Riau, Ini Penjelasan Lapan"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help