Berita Tanahlaut

Guna Atasi Kekeringan, Petani Desa Malukabaulin Ingin Dibuatkan Sumur Bor

Sebanyak 19.521 hektare lahan pertanian padi sawah bakal menerima bantuan benih padi varietas unggul dari Pemerintah Pusat.

Guna Atasi Kekeringan, Petani Desa Malukabaulin Ingin Dibuatkan Sumur Bor
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Tiga petani padi di Desa Malukabaulin, Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanahlaut memanen padi, Jumat (10/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sebanyak 19.521 hektare lahan pertanian padi sawah bakal menerima bantuan benih padi varietas unggul dari Pemerintah Pusat.

Angka sebanyak itu disebut pihak Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanahlaut sesuai laporan dari penyuluh pertanian lapangan di 11 Kecamatan se Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Pengakuan Pemain Timnas Indonesia Andik Vermansah Mimpikan Via Vallen: Kok Bisa?

Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanahlaut, Basri membenarkan luas lahan padi sawah itu sebagian berdampak kekeringan dan terserang hama penyakit tungro.

Menurut Basri, bantuan benih padi varietas unggul itu langkah antisipasi menyebarnya penyakit tungro di lahan padi sawah. Bantuan diserahkan kepada para kelompok tani saat musim hujan tiba, sekitar Oktober atau November ini.

Baca: Jadwal & Prediksi Arema FC vs Borneo FC Live O Channel di Pekan 20 Liga 1 2018

"Pemerintah Kabupaten Tanahlaut yang akan menyalurkan bantuan benih padi varietas unggul itu dalam waktu dekat ini, sebelum musim tanam tiba. Bantuan benih itu sebanyak 25 kilogram per hektare bersumber dari dana APBN 2018 Ini," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat (10/8/2018).

Pengakuan petani yang ditemui reporter Banjarmasinpost.co.id, di Desa Malukabaulin, Tambaksarinah di Kecamatan Kurau mengaku hasil produksi padi menurun. Jika sebelumnya satu borongan itu menghasilkan empat ratus blek. Kini hanya menghasilkan 100 blek.

Baca: Pengunjung Sesalkan Rekontruksi Kabag Humas Batola Tertutup untuk Umum

Penurunan produksi itu diakui petani karena benih padi yang mereka tanam mengalami serangan hama tungro dan sebagian lagi sudah sakit padinya diperparah dengan musim kekeringan.

"Bagaimana tidak kering. Kami ingin dibuatkan sumur bor. Ada lahan siap dihibahkan empat titik sumur bor kalau pemerintah Kabupaten Tanahlaut ingin membantu para petani di Desa Malukabaulin," ujar Daud, Ketua RT Desa Malukabaulin Kecamatan Kurau.

(banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help