Home »

Sport

» MotoGP

MotoGP

Hanya Diberi Janji, Valentino Rossi Marah Besar ke Yamaha Terkait soal Peranti Elektronik

Sebenarnya, Yamaha sempat mengatakan akan melakukan perbaikan peranti elektronik saat MotoGP Ceko akhir pekan lalu.

Hanya Diberi Janji, Valentino Rossi Marah Besar ke Yamaha Terkait soal Peranti Elektronik
LLUIS GENE/AFP PHOTO
Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi, terlihat di dalam garasi timnya di sela latihan bebas kedua MotoGP Catalunya di Spanyol, Jumat (15/6/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, kembali mendesak timnya untuk segera melakukan perbaikan peranti elektronik kepada motor M1 miliknya dan Maverick Vinales.

Sebenarnya, Yamaha sempat mengatakan akan melakukan perbaikan peranti elektronik saat MotoGP Ceko akhir pekan lalu.

Namun hingga balapan dan tes resmi berakhir, belum ada konfirmasi apakah perbaikan tersebut sudah dilakukan atau belum.

Baca: Jadi Cawapres 2019, Ini Profil Sandiaga Uno, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Pendamping Prabowo

Rossi kemudian menganggap Yamaha tidak serius memberi para pembalapnya sebuah motor yang kompetitif.

"Yamaha sudah membuat sebuah kesalahan yang melibatkan spesifikasi peranti elektronik," kata Rossi yang dikutip BolaSport.com dari Motorsport.

Baca: Dukung Jokowi atau Prabowo, Demokrat Gelar Rapat Majelis Tinggi, Pagi Ini

"Peranti elektronik dirancang untuk mengurangi kesenjangan antara laju motor pabrikan dengan motor satelit, jadi ada lebih banyak balapan yang kompetitif. Yamaha percaya ini," ujar Rossi menambahkan.

Lebih lanjut, Rossi juga mengaku tidak paham mengapa Yamaha gagal memaksimalkan peranti elektronik.

Padahal, para tim rival seperti Ducati dan Repsol Honda sudah mempu menggunakan fungsi peranti elektronik dengan baik. "Tim lain sudah menemukan cara untuk membuat peranti elektronik berfungsi seperti dengan modifikasi peranti elektronik," tutur Rossi.

Baca: Prabowo Sebut Sandiaga Uno Sudah Berkorban dan Pilihan Terbaik dari yang Ada

"Honda dan Ducati memiliki pendekatan (pemanfaatan peranti elektronik) yang lebih agresif, sementara Yamaha sedikit lebih tenang," ucap Rossi.

"Dalam hal ini kami harus mencoba (lebih agresif) dan mendorong mereka (para kru Yamaha) memaksimalkan peranti itu," ujar pebalap asal Italia ini.

Musim ini, Rossi dan Vinales belum pernah meraih kemenangan dari sembilan seri. Hasil ini menambah panjang daftar paceklik kemenangan Yamaha sejak MotoGP Belanda 2017 lalu.

Kini Rossi berada di urutan kedua klasemen sementara MotoGP 2018 dengan koleksi 132 poin.

Dia tertinggal 49 angka dari pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. Adapun Rossi dan para pebalap lain akan menghadapi seri ke-10 yakni MotoGP Austria yang akan digelar di Red Bull Ring pada 10-12 Agustus. (Bayu Nur Cahyo)

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help