Pilpres 2019

Jusuf Kalla Sebut Konsensus Tak Tercapai, Terkait Terpilihnya Makruf Amin Jadi Cawapres Jokowi

Dipilihnya Makruf Amin untuk pendamping Joko Widodo dalam Pilpres 2019 cukup membuat banyak kalangan terhenyak.

Jusuf Kalla Sebut Konsensus Tak Tercapai, Terkait Terpilihnya Makruf Amin Jadi Cawapres Jokowi
tribunnews.com
Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dipilihnya Makruf Amin untuk pendamping Joko Widodo dalam Pilpres 2019 cukup membuat banyak kalangan terhenyak.

Meski masuk radar Cawapres Jokowi, namun sejak beberapa hari jelang pengumuman itu, nama mantan Ketua MK, Mahfud MD menguat dan disebut-sebut sebagai yang terpilih.

Bahkan beberapa menit sebelum pengumuman, Mahfud MD terlihat berada di sekitaran Restoran Pelataran, Menteng, Jakarta Pusat, tempat digelarnya konferensi pers pengumuman cawapres Jokowi.

Baca: Ternyata Kemeja Jokowi Saat Daftar Capres 2019 Dijahit Cuma Semalam, Ini Suka Dukanya

Terkait hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai bahwa perubahan yang begitu cepat disebabkan karena parpol pendukung Jokowi sulit menemukan konsensus terkait nama Mahmud MD.

"Dalam pencalonan itu tak tergantung satu orang, artinya Pak Jokowi tidak sendirian, harus melibatkan setidaknya 6-9 pimpinan partai pada saat terahkir itu susah dicapai konsensus di antara semuanya," ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

"Maka berubahlah tiba-tiba pilihan itu. Saya kira itu susah dicapai konsensus antara partai maka dipilih jalan tengah," sambung dia.

Baca: Ini Harta Kekayaan Cawapres Jokowi dan Prabowo, Punya Logam Mulia Rp 1,5 Miliar Lho

Kalla mengaku tak berkomunikasi dengan Mahfud MD pada hari pengumuman cawapres Jokowi. Mahfud, kata dia, juga tidak menghubunginya untuk bicara terkait dinamika terkini.

Meski begitu Kalla mengatakan bahwa politik sangat dinamis sehingga kemungkinan perubahan bisa terjadi. Bahkan di saat-saat terakhir sekalipun.

Baca: Fenomena Alam Gerhana Matahari Cincin Bakal Lintasi 2 Provinsi di Kalimantan Ini

"Seperti saya katakan saat-saat terakhir pasti timbul apa itu, sama saja dengan Pilkada DKI, kan saat terakhir, menit terakhir, baru masuk Anies (Baswedan). Sama, banyak kejadian-kejadian seperti itu yang kita hadapi," kata Kalla.

Sebelumnya, Jokowi-Ma'ruf Amin resmi mendaftarkan diri sebagai capres dan cawapres pada Jumat (10/8/2018). Mereka datang ke KPU sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "JK Bicara soal "Tikungan Akhir" Cawapres Jokowi "

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved