Kriminaitas Kotabaru

Kalapas Kotabaru: Sikat Habis Tidak Ada Toleransi

Terciduknya seorang narapidana (napi) tahanan pendamping (tamping) diduga mengedarkan sabu-sabu di area sekitar Lembaga Pemasyarakatan

Kalapas Kotabaru: Sikat Habis Tidak Ada Toleransi
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kantor Lapas Kelas II B Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Terciduknya seorang narapidana (napi) tahanan pendamping (tamping) diduga mengedarkan sabu-sabu di area sekitar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kotabaru menjadi sorotan pihak Kementerian Hukum dan HAM.

Kepala Lapas Kelas II B Kotabaru Suhartono pun dibuat berang terkait permasalahan tersebut, bahkan ia memersilakan pihak Polres Kotabaru melakukan penyelidikan.

"Kami sudah bekerja sama dengan polres, silakan kalau ada warga binaan ataupun petugas terlibat narkoba. Sikat habis tidak ada toleransi bagi kami," tegas Suhartono kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (10/8/2018).

Baca: Lagu Via Vallen Untuk Asian Games 2018 Tembus 19 Juta Penonton, Yuk Intip Video Klipnya di Sini

Menurut Suhartono, dari awal pihaknya sudah berkomitmen apa pun hal berkaitan dengan narkoba tidak ada toleransi.

Mengenai seorang napi tamping ditugaskan di halaman luar lapas, ditambahkan Suhartono, sebenarnya dibolehkan karena sudah sesuai ketentuan.

Tidak kecuali Marsudi Rahmat (38) yang dipercayakan di bagian laundri.

Namun terkait kasus membelit salah seorang napi tersebut, apakah memanfaatkan petugas hingga bisa melakukan transaksi sabu-sabu atau sebuah kelalaian, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

Baca: WR Soepratman Pencipta Lagu Indonesia Raya Dikeluarkan Dari Sekolah Karena Bukan Anak Kandung

"Pokoknya siapapun atau kalaupun ada petugas yang terlibat akan kami tindak sesuai ketentuan perundangan yang berlaku," ungkap Suhastono melalui telepon genggamnya.

Termasuk persoalan kasus membelit sorang warga binaan itu, setelah menjalani penyikan di polisi akan ada sanksi tegas.

Seperti mengurangi tingkat kunjungan hingga tindakan lainnya sebagai langkah penegakan hukum.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved