Berita Banjarmasin

Sempat Mangkrak, Kini Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah Dikembalikan ke Dinas PUPR

Sebenarnya, anggaran pelaksanaan pembangunan RSUD Sultan Suriansyah sudah pernah dipegang oleh PUPR pada 2017 lalu.

Sempat Mangkrak, Kini Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah Dikembalikan ke Dinas PUPR
BPOSTGROUP/EDI NUGROHO
Rumah Sakit Sultan Suriansyah di Jl RK Ilir yang mangkrak sejak era Zaman Wali Kota H Muhidin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelaksanaan Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah bakal dikembalikan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin pada tahun 2019 mendatang.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengatakan pengembalikan itu mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Sebenarnya, anggaran pelaksanaan pembangunan RSUD Sultan Suriansyah sudah pernah dipegang oleh PUPR pada 2017 lalu.

Baca: Bandingkan Kekayaan Cawapres Jokowi Kyai Ma’ruf Amin & Cawapres Prabowo Sandiaga Uno, Jauh Sekali

Baca: Selama Tujuh Bulan, 190 Hektare Lahan di Tanahlaut Ludes Terbakar

Sayangnya, belum sempat berjalan, pelaksana pembangunan dilempar ke Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Lempar pembangunan fisik RSUD Sultan Suriansyah ternyata berdampak pada tertundanya pembangunan fisik.

Apalagi, anggaran Rp 38 miliar tahun lalu, harus menjadi silpa karena pembangunan saling lempar.

Baca: Kapolres Batola: Rekontruksi Hery Sasmita Tertutup Karena Alasan Keamanan

Dinas PUPR saat itu tidak berani melaksanakan karena tugasnya diserahkan ke Dinas Kesehatan, sedangkan Dinas Kesehatan tidak dapat melakukan lelang karena waktunya mepet. Alhasil, pembangunan pun sempat mangkrak.

Pada 2018 ini, pembangunan RSUD Sultan Suriansyah kembali dilanjutkan dengan anggaran Rp29,89 miliar dan waktu pengerjaan selama 165 hari sejak akhir Juli lalu.

Baca: Kalimantan Art Karnaval 2018 Bakal Digelar di Banjarmasin, ini Berbagai Agendanya

Ibnu Sina memastikan setelah pengembalian pelaksana pembangunan ke Dinas PUPR tidak akan memperlambat pelaksaan pembangunan.

“Ini akan mempercepat malah. Petugas dari Dinas PUPR tidak perlu bolak balik lagi ke Dinas Kesehatan untuk pelaksana pembangunan,” ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help