Home »

Seleb

» Gosipi

Selebrita

Ustadz Abdul Somad Akui Kalah dari Nissa Sabyan Gambus Soal Orang yang Banyak Dicari di Internet

Nama Nissa Sabyan muncul disela panasnya Ustadz Abdul Somad (UAS) yang direkomendasi sebagai calon wakil presiden

Ustadz Abdul Somad Akui Kalah dari Nissa Sabyan Gambus Soal Orang yang Banyak Dicari di Internet
Tribun Batam/Munirul Ikhwan
Ustadz Abdul Somad memberi ceramah dalam tabligh akbar di Lapangan Pamedan Tanjungpinang, Selasa (7/8/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Nama Nissa Sabyan muncul disela panasnya Ustadz Abdul Somad (UAS) yang direkomendasi sebagai calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo dalam pemilihan presiden (Pilpres 2019).

Nama Ustadz Abdul Somad muncul bersama Salim Segaf dalam rekomendasi capres dan cawapres ijtima ulama.

Namun, dalam beberapa kesempatan UAS sudah sering menjawab jika dirinya tidak akan menjadi cawapres melainkan akan tetap jadi penceramah.

"Hayo, siapa yang sebut-sebut saya jadi wapres, tadi saya dengar, mana lah mungkin saya cawapres, jadi penceramah saja dulu saja saya," ucap Ustad Abdul Somad, saat melakukan ceramah di Pesantren Darul Quran, Deliserdang, Senin (6/8/2018) yang dikutip dari Tribunnews.

Baca: Pesona Nissa Sabyan Gambus Buat Para Bule Tercengang Saat Mendengar Lagunya

Baca: Nagita Slavina Sindir Raffi Ahmad saat Ayu Ting Ting Jadi Juri KDI 2018, Senenglah Pasti!

UAS menyebut bahwa kepopuleran tidak bisa dijadikan standar menjadi cawapres.

Ia sempat berkelakar bahwa namanya memang paling banyak dicari di internet, namun, tetap kalah dari penyanyi gambus, Nisa Sabyan.

nissa_sabyan
instagram.com/nissa_sabyan

"Kalau yang jadi standar (cawapres) siapa yang paling banyak dicari di internet paling banyak, nah itu tidak bisa dijadikan standar, karena saya sendiri sudah ngecek, memang di situ yang paling banyak adalah Abdul Somad, tapi dikalahkan oleh Nisa Sabyan," kelakar UAS yang dikutip TribunWow.com dari tayangan YouTube Wawancara Khusus Ustadz Abdul Somad Tentang Cawapres & Ijtima Ulama, Tv One, Senin (6/8/2018).

nissa_sabyan
instagram.com/nissa_sabyan

Selain itu, terkait ijtima ulama yang mengajukan namanya, UAS mengatakan jika hal itu semacam saran.

"Ijtima artinya pertemuan, perkumpulan, konsensus, kesepakatan, ulama berkumpul dari berbagai macam ormas, aliran, kelompok, lalu kemudian berkumpul di suatu tempat untuk membahas suatu masalah lalu melahirkan rekomendasi. Bahwa untuk calon presiden kali ini A, sedangkan untuk calon wakil presiden A dan B, ini semacam saran, kira-kira apa kata umat, dan umat akan merespon," jawab UAS.

Ia menambahkan setelah menghasilkan saran, setelahnya, nama yang disebut akan dikembalikan ke pribadi masing-masing.

Baca: Pengakuan Kyai Maruf Amin Soal Waktu Diberitahu Dipilih Jadi Cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019

Halaman
123
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help