Pilpres 2019

Wasekjen Demokrat Ingatkan Janji Prabowo Pilih AHY Bukan Sandiaga Uno, 6 Poin Putusan Demokrat

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengumumkan secara resmi calon wakil presiden (cawapres)Sandiaga Uno

Wasekjen Demokrat Ingatkan Janji Prabowo Pilih AHY Bukan Sandiaga Uno, 6 Poin Putusan Demokrat
Kolase Tribun
Prabowo Subianto dan Andi Arief 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengumumkan secara resmi calon wakil presiden (cawapres) yang mendampinginya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 adalah Sandiaga Uno.

Atas keputusan Prabowo memilih Sandiaga Uno sebagai cawapres, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief membeberkan sikap Partai Demokat.

Keputusan Partai Demokrat atas pilihan Prabowo menjadikan Sandiaga Uno sebagai cawapres disampaikannya melalui akun Twitter, @AndiArief__ yang ditulis pada Kamis (9/8/2018).

Baca: Terungkap, Ternyata Orang Ini di Balik Pemilihan KH Maruf Amin Sebagai Cawapres Jokowi

Andi Arief mengatakan jika Partai Demokrat menolak pencawapresan Sandiaga Uno.

Menurut Andi, pencawapresan Sandiaga Uno telah melanggar etik koalisi bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan jika Partai Demokrat memberikan dua opsi.

Pertama, kata Andi, agar Prabowo kembali ke janji yang meminta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cawapres karena memiliki tingkat elektabilitas tertinggi di semua lembaga survei.

Baca: Dukung Jokowi atau Prabowo, Demokrat Gelar Rapat Majelis Tinggi, Pagi Ini

Kemudian yang kedua, Andi mengatakan agar ada figur alternatif untuk dibicarakan bersama dengan pertimbangkan kemungkinan mengalahkan Jokowi.

Andi Arief menegaskan jika Partai Demokrat akan menyatakan sikap pada Jumat (10/8/2018) pagi.

Ia berharap dalam waktu dua atau tiga jam, Prabowo dan Demokrat telah membuat kesepakatan.

Halaman
12
Penulis: Restudia
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help