CPNS 2018

Berdasar Perhitungan Pemprov Kalsel Perlu 874 ASN, yang Diusulkan Hanya 470, Begini Penjelasannya

Analisa kebutuhan jabatan (Anjab) pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemprov Kalsel sangat besar.

Berdasar Perhitungan Pemprov Kalsel Perlu 874 ASN, yang Diusulkan Hanya 470, Begini Penjelasannya
TRIBUN TIMUR
CPNS 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Analisa kebutuhan jabatan (Anjab) pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemprov Kalsel sangat besar.

Berdasarkan perhitungan diperlukan penambahan ASN baru sekitar 874 orang.

Jumlah tersebut ditawarkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel ke Kementerian Pendaygunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB).

Perhitungan jumlah penambahan ASN itu berdasarkan jumlah pensiun dari beberapa tahun belakang.

Baca: Usai Jenderal Kardus, Ini Sindiran Wasekjen Demokrat Pada Pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno

Namun, jumlah usulan tersebut ada pengurangan hampir 50 persen.

"Setelah rapat, Sekda dan Kepala BKD kita usulkan sesuai batas usia pensiun (BUP) saja. Jumlahnya dipangkas menjadi 470 lebih. Jumlah ini sesuai dengan ASN yang pensiun pada tahun 2018 saja," jelas Kepala BKD Kalsel, Perkasa Alam.

Menurut Perkasa, pihaknya berharap jumlah 470 tersebut disetujui pemerintah pusat.

Baca: Di Kakiyah, Timur Kota Mekkah Harga Domba atau Kambing Hingga 400 Riyal

Meski begitu, lanjutnya, tidak serta merta pemerintah pusat menyetujui.

Sebab, alokasi penambahan CPNS hanya 200 ribu orang se Indonesia.

"Dibagi untuk 34 provinsi, 500 lebih kabupaten/kota. Mudah-mudahan alokasi untuk Kalsel besar," urainya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved