Harapan Baru Bagi Penderita Kanker, Peneliti Ubah Arsenik dari Racun Menjadi Obat

Arsenik sejak lama dikenal sebagai racun. Tapi para peneliti di Boston, AS punya pemikiran lain.

Harapan Baru Bagi Penderita Kanker, Peneliti Ubah Arsenik dari Racun Menjadi Obat
Shutterstock
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Arsenik sejak lama dikenal sebagai racun. Tapi para peneliti di Boston, AS punya pemikiran lain.

Mereka berpikir unsur kimia ini justru bisa menyelamatkan banyak nyawa terkait kanker.

Baca: LIVE STREAMING Malaysia vs Myanmar di Piala AFF U-16 2018 - Link Live Streaming PSSI TV

Ya, para ilmuwan dari Pusat Kanker di Beth Israel Deaconess Medical Center mencoba membuat arsenik untuk membantu mengobati kanker.

Tentu bukan hanya arsenik yang dijadikan sebagai obat, melainkan dikombinasikan dengan obat kanker lain.

Baca: Akun Gerindra Jawab Terkait Isu Mahar 500 Miliar Sandiaga Uno, Sebut Andi Arief Ganggu Kebersamaan

Dalam laporan di jurnal Nature Communications, para ilmuwan berharap bisa meningkatkan strategi pengobatan baru untuk beberapa jenis kanker.

Sebagai informasi, arsenik sebenarnya secara alami telah lama digunakan sebagai obat.

Menurut Program Penelitian Toxic Metals Superfund dari Dartmouth University, unsur itu adalah pengobatan efektif pertama untuk sifilis.

Selain itu, arsenik juga digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan parasit sebelum penemuan antibiotik.

Baca: Aman bagi Penderita Diabetes, Terobosan Baru BPPT Hadirkan Beras Sagu

Dalam penelitian terbaru, para peneliti menggunakan arsenik trioksida, bahan yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Mereka mengkombinasikannya dengan asam trans-retinoic, obat untuk leukemia promyelocytic akut.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved