Pilpres 2019

Jokowi Disebut Kena Jebakan Batman soal Cawapres, Wasekjen PAN : Indonesia Perlu Ekonom Bukan Ulama

Isu Sandiaga Uno yang memberikan mahar Rp 500 miliar pada PKS dan PAN adalah strategi yang diluncurkan oleh pihak tertentu

Jokowi Disebut Kena Jebakan Batman soal Cawapres, Wasekjen PAN : Indonesia Perlu Ekonom Bukan Ulama
kolase/kompas.com
Cawapres Prabowo Sandiaga Uno dan Cawapres Jokowi KH Ma'ruf Amin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Isu Sandiaga Uno yang memberikan mahar Rp 500 miliar pada PKS dan PAN, agar ditunjuk sebagai cawapres membuat Wasekjen PAN Erwin Izharrudin angkat bicara.

Bagi Erwin, hal itu adalah strategi yang diluncurkan oleh pihak tertentu, dengan maksud agar pihak oposisi mengira kubunya batal menunjuk Sandi sebagai Cawapres.

Baca: Ambruk Saat Manggung, Via Vallen Justru Tuai Simpati Netizen

"Mengenai mahar sampai saat ini kita nggak pernah dengar itu ya. Menurut saya pribadi, itu mungkin hanya strategi di mana Sandiaga Uno memang sudah kita gadang-gadangkan maju. Dengan adanya ini, partai oposisi mengira Sandiaga Uno nggak akan diambil, yang diambilnya itu ulama," ujar Erwin, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8/2018).

Karena itulah Jokowi pun disebut terkena jebakan batman, usai memilih KH Ma'ruf Amin sebagai cawapresnya.

Karena permasalahan saat ini yaitu terkait perekonomian rakyat. Sehingga butuh sosok yang mampu memperbaiki aspek kesejahteraan rakyat dan bukannya ulama.

Baca: Valentino Rossi Pertanyakan Keinginan Yamaha untuk Menang di MotoGP 2018

Selain itu, Erwin menyebut pihak oposisi mengira Prabowo akan mengambil ulama dan bukan Sandi akibat isu tersebut.

Padahal, Sandi memang sudah disiapkan karena dianggap mampu menyelesaikan masalah ekonomi Indonesia.

"Dengan adanya ini, partai oposisi mengira Sandiaga Uno nggak akan diambil yang diambilnya itu ulama. Maka lahirnya kubu sebelah ngambil ulama, sebenarnya ini jebakan batman, karena kita harusnya Indonesia ini yang ngerti ekonomi bukan ulama agar kita dapat mengcreate pengusaha di Indonesia banyak seperti Singapura dan ini tugasnya Sandi. Kalau Prabowo itu membawa ide-ide dan gagasan untuk Indonesia kedepan," kata Erwin.

Baca: Mendadak Nissa Sabyan Minta Cubit, Ini Alasan Penyanyi Imut Itu

"Akhirnya orang nggak akan menyangka pihak kita nggak usung ulama karena kita yang usulkan capres dan cawapres kita diusungkan oleh ulama, bukan Presiden yang milih ulama. Jadi beda itu," katanya.

Lebih lanjut, Erwin juga mengatakan sudah tidak ada masalah antara PAN dan Demokrat terkait masalah mahar Rp 500 miliar itu. Ia menegaskan tak ada lagi permasalahan di internal partai koalisi.

"Soal tudingan mahar, Insya Allah nggak ada masalah secara institusi," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mahar Sandiaga Cuma Strategi, Wasekjen PAN: Jokowi Kena Jebakan Batman

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved