Berita Kabupaten Banjar

Pesan Bagi Pembakal Baru, PMD Banjar: Jangan Merombak Perangkat Desa yang Ada

Tentunya diadakan pertemuan itu untuk mensosialisasikan dan memberitahukan sistem kerja dan serah terima jabatan pembakal

Pesan Bagi Pembakal Baru, PMD Banjar: Jangan Merombak Perangkat Desa yang Ada
Isti Rohayanti
Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas Pemberdayaan Desa dan Mayarakat (PMD) Kabupaten Banjar, Fahrian Rahman. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA- Pascapemilihan Kepala Desa secara serentak di Kabupaten Banjar, akhirnya 20 Kepala Desa terpilih akan di tetapkan secara resmi pada September mendatang. Hal itu diutarakan oleh Kepala Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas Pemberdayaan Desa dan Mayarakat (PMD) Kabupaten Banjar, Fahrian Rahman, Jumat (10/8/2018) kemaren.

Kepada Banjarmasinpost.co.id ia menerangkan telah melakukan persiapan untuk pelantikan tersebut. Bahkan sudah mengadakan pertemuan antara pembakal terpilih beserta penjabat pembakal dan camat.

Tentunya diadakan pertemuan itu untuk mensosialisasikan dan memberitahukan sistem kerja dan serah terima jabatan pembakal nantinya.

Baca: Robby Purba Dikabarkan Keluar dari Karma ANTV dan Unfollow Roy Kiyoshi karena Masalah ini

“Kami harapkan nantinya setelah pelantikan pembakal dan serah terima jabatan dari dari penjabat pembakal yang ada kepada pembakal definitif secara langsung. Selain itu masing-masing Camat mengkondisikan dengan menyertakan penyampaian laporan seluruh kegiatan baik penggunaan dana desa, bentuk laporan aset dan lain-lainnya,” ucap Fahrian.

Baca: Ustadz Abdul Somad Berbagi Amalan Sunah di Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dikerjakan, Ini Paling Utama

“Sehingga Kepala Desa terpilih yang nantinya duduk definitif sebagai pembekal sudah tahu apa yang akan dilaksanakan,” lanjutnya.

Terlepas dari itu, Fahrian pun sempat menerangkan dalam jabatan pembakal kali ini ia menekankan pada pembakal terpilih lebih bijaksana. Dalam artian jangan sampai dilakukan perombakan terhadap perangkat desa yang ada. Karena perangkat yang ada sudah dikukuhkan dan dilantik.

Baca: Rusuh, Laga Timnas U-23 Malaysia Vs Uni Emirat Arab Berakhir Saling Kejar dan Adu Pukul

Ia pun berharap agar kepala desa melakukan konsolidasi terlebih dahulu secara internal. Kemudian merangkul BPD dan lawan politik sebelumnya. Hal itu menurutnya agar tidak terjadi oposisi atau adanya perlawanan terhadap pemerintah yang dijalankan oleh kepala desa baru.

Diterangkan olehnya pula, apabila Kepala Desa merombak atau mengganti perangkat desa, maka ada hal yang menyebabkan itu terjadi. Semisal oknum perangkat desa tidak bisa bekerjasama dalam artian tidak mendukung program kepala desa yang menjabat. Selain itu ketika perangkat desa tidak masuk kerja selama 90 hari kerja. Namun ada cara dan ketentuan untuk proses pemberhentian.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help