Ekonomi dan Bisnis

PT Bakrie & Brothers Tbk akan Wujudkan Jaringan Pipanisasi Gas Kalija II, Nantinya Masuk Kalsel

Berdasarkan itu PT Bakrie and Brothers Tbk akan segera mewujudkan Jaringan Pipanisasi Gas Kalija II.

PT Bakrie & Brothers Tbk akan Wujudkan Jaringan Pipanisasi Gas Kalija II, Nantinya Masuk Kalsel
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Acara diskusi Forum Investasi Kalimantan Selatan, Sabtu (11/8/2018) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Besarnya kekayaan sumber gas Indonesia sepertinya belum dimaksimalkan penggunaannya untuk industri yang ada. Ini tampaknya dikarenakan jaringan distibusi yang belum optimal sehingga banyak industri di dalam negeri yang tidak bisa memanfaatkan pasokan gas tersebut.

Berdasarkan itu PT Bakrie and Brothers Tbk akan segera mewujudkan Jaringan Pipanisasi Gas Kalija II. Jaringan pipanisasi ini akan melewati dan menuju beberapa daerah termasuk di Kalimanan Selatan.

Hal itu diungkapkan Direktur PT Bakrie Indo Inrastructure (BIIN), AD Erlangga pada acara Forum Investasi Kalimantan Selatan, Sabtu (11/8) siang.

Menurutnya pertumbuhan kawasan industri di daerah luar Jawa seharusnya diikuti dengan pasokan gas yang memadai melalui jaringan pipanisasi gas.

Baca: Live Streaming Final Piala AFF U-16 2018 Indonesia vs Thailand Live Indosiar, Sandra Olga Mendukung

Baca: Link Live Streaming Indosiar Indonesia vs Thailand di Final Piala AFF U-16 2018 Streaming Vidio.com

Menurutnya jika menghitung permintaan gas dilakukan berdasarkan realisasi penyerapan lima tahun terakhir, terdapat surplus gas nasional sejumlah 1.500 MMScfd. Berdasarkan hitungan ini, pemerintah diyakini masih dapat memenuhi kebutuhan gas domestik sampai tahun 2024 mendatang.

Pada bagian lain, kata AD Erlangga, di dalam negeri semakin banyak proyek gas yang akan beroperasi di Indonesia. Tapi persoalannya, lokasi gas tersebut jauh dari konsumennya. Akibatnya, industri-industri yang sesungguhnya sangat membutuhkan gas, tidak bisa memanfaatkannya.

Karena itu, keberadaan jaringan pipa gas akan menjadi sangat strategis untuk mengatasi ketimpangan tersebut. AD Erlangga memberikan contoh, Kalimantan yang sebenarnya masih membutuhkan gas dalam jumlah yang besar, saat ini belum didukung oleh jaringan pipa distribusi gas.

Menurutnya, PT Bakrie & Brothers Tbk melalui unit usahanya PT Bakrie Indo Infrastructure saat ini sebenarnya telah mematangkan rencana dan rancangan pembangunan jaringan pipa gas on-shore Kalija II untuk mendukung distribusi gas di Kalimantan.

“Akan membentang pada ruas Bontang di Kalimantan Timur, Takisung di Kalimantan Selatan atau sampai lokasi akhir konsumen gas, untuk memenuhi kebutuhan gas di Kalimantan,” katanya.

Baca: Live Streaming Final AFF U-16 2018 : Indonesia Vs Thailand via Live Indosiar & Streaming Vidio.com

Baca: Siaran Langsung Final Timnas U-16 Indonesia Vs Thailand, Menanti Aksi Bagus dan Bagas

Ia menjelaskan, Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2018 telah membuka peluang bagi PT Bakrie & Brothers Tbk untuk menjadi trasporter sekaligus berniaga di jaringan pipa gas ruas transmisi Kalija II.

”Kami telah melakukan review ulang rencana kebutuhan gas para calon offtaker, sekaligus menyampaikan time schedule pelaksanaan Proyek Kalija II,” ujarnya seraya mengungkapkan bahwa langkah-langkah nyata lainnya terkait pembangunan jaringan pipa gas Kalija II tersebut terus dilakukan secara serius.

“Studi Kelayakan kami targetkan selesai paling lambat akhir Agustus ini. Jadi kami sangat berharap proyek pembangunan jaringan pipa gas transmisi di wilayah Kalsel dan Kaltim dapat dimulai secepatnya, akhir 2018 atau awal 2019 mendatang,” papa AD Erlangga.(banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help