Setelah Berbagai Keluhan, Akhirnya Valentino Rossi Meragukan Komitmen Yamaha di MotoGP

Persoalan elektronik menjadi masalah kronis bagi Yamaha yang membuat mereka tertinggal jauh dari Honda dan Ducati

Setelah Berbagai Keluhan, Akhirnya Valentino Rossi Meragukan Komitmen Yamaha di MotoGP
Sepeda motor balap Yamaha YZR-M1 yang dipakai pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dipamerkan selama GIIAS 2018.(Kompas.com/Alsadad Rudi) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SPIELBERG - Akhirnya pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mempertanyakan komitmen Yamaha di kelas MotoGP.

Sebelumnya, Valentino Rossi menyebut bahwa Yamaha terlalu pelit mengeluarkan dana untuk pengembangan motor.

"Menurut saya, ini tentang berapa besar Yamaha memiliki keinginan untuk menang?" kata Valentino Rossi seperti dikutip BolaSport.com dari Speedweek, Jumat (10/8/2018).

"Kesan saya, Honda dan Ducati telah banyak berinvestasi daripada Yamaha akhir-akhir ini," ujar Rossi.

Persoalan elektronik menjadi masalah kronis bagi Yamaha yang membuat mereka tertinggal jauh dari Honda dan Ducati.

Musim ini, Honda sudah memenangkan enam balapan dan Ducati sudah memenangkan empat balapan.

"Saya akan suka ketika Yamaha 100 persen berkomitmen, karena Yamaha tidak kekurangan apa pun, baik personel maupun anggaran," tuturnya.

Rossi lantas membandingkan dengan Yamaha ketika era Masao Furusawa.

"Secara teknis, Furusawa adalah patokan nyata bagi saya," tutur pemegang sembilan gelar juara dunia.

"Dia banyak membantu saya dan berkontribusi bagi perkembangan saya. Tetapi, kami juga banyak berdiskusi, kami mencoba banyak hal agresif," lanjutnya.

Seringkali Rossi dan Vinales mengeluh tentang upgrade yang dibawa Yamaha yang dinilainya kurang radikal.

"Anda membutuhkan orang-orang yang terkadang mengambil risiko. Itu tidak mudah. Tetapi, jika meningkat sedikit dalam akselerasi, maka kami akan menang," tutur Rossi lagi.

Rossi berharap bahwa motor Yamaha M1 tahun ini bisa lebih baik daripada motor tahun lalu, terutama saat kondisi lintasan basah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Editor: Halmien
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved