Berita Tanahlaut

Tanahlaut Bakal Punya Sentra Sayuran Organik, Dipanen Setiap Hari

Kabupaten Tanahlaut bakal punya sentra penghasil sayuran organik tanpa pupuk kimia, dipanen setiap hari dan dijamin dengan harga murah.

Tanahlaut Bakal Punya Sentra Sayuran Organik, Dipanen Setiap Hari
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Kelompok Tani Sayuran Organik menggelar syukuran pembukaan lahan seluas delapan hektare untuk sentra produk sayuran organik di Kelurahan Karangtaruna, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (11/8/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Kabupaten Tanahlaut bakal punya sentra penghasil sayuran organik tanpa pupuk kimia, dipanen setiap hari dan dijamin dengan harga murah.

Letak sentra produk sayuran organik itu berada di lahan seluas delapan hektare, masuk dalam kawasan lahan perhutanan sosial yang dikelola kelompok tani hutan Pelaihari.

Acara syukuran pembukaan lahan melibatkan penyuluh pertanian lapangan di Pelaihari, berlangsung dengan sederhana di bangunan pondok di kaki bukit katunun di Jalan Provinsi arah Pantai Takisung, Kelurahan Karangtaruna, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (11/8/2018).

Mahyudi, inisiator sekaligus penggarap lahan sentra produk sayuran organik itu mengaku saat ini sudah delapan hektare lahan yang dibuka untuk ditanami berbagai jenis sayuran.

Baca: Hasil Arema FC vs Borneo FC Liga 1 2018 Pekan 20 : Skor Kacamata di Babak Pertama

Baca: Hasil Indonesia vs Thailand Final Piala AFF U-16 2018 : Skor 1-0 di Babak Pertama, Gol Cantik Fajar

Menurutnya tanaman sayuran organik itu berbagai jenis yang dijual di pasar tradisional. Dapat dipetik setiap hari, dengan harga murah karena pupuknya bukan berbahan kimia.

Lokasi delapan hektare itu awalnya hutan belantara dan semak belukar yang kerap terbakar. Bermodal semangat menyewa alat berat ekskavator, lahan tidur itu disulap menjadi sentra produk sayuran organik.

Produk sentra sayuran organik itu digagas dengan harapan memberi pilihan kepada masyarakat yang mengonsumsi sayur mayur di Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Malaysia Juara 3! Hasil Akhir Timnas U-16 Malaysia vs Myanmar Piala AFF U-16 2018 - Skor 1-0

Akses jalan masuk roda empat melintasi Pondok Pesantren Sirajul Huda. Akses itu, ungkap Mahyudi akan ditanami berbagai tanaman bunga melawan virus serangan hama tanaman.

Di lahan itu akan dibuka juga kandang ternak sapi yang memanfaatkan kotoran padat dan cair dari ternak itu diolah menjadi produk pupuk tanaman sayuran organik

Kolam penampungan air dan sumur bor akan dibuat di lahan itu untuk dimanfaatkan airnya menyirami tanaman sayuran jika dilanda musim kemarau.

"Kolam itu sekaligus budidaya ikan air tawar. Pokoknya diharapkan menjadi kawasan wisata petik sayuran bagi masyarakat di Tanahlaut dan sekitarnya," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved