Home »

Sport

Berita Olahraga

138 Karateka Ikuti Ketangkasan dan Turnamen Karate Tradisional Bina Banua Cup II 2018

Sebanyak 138 karateka turut serta dalam event Ketangkasan Karate Tradisional Bina Banua Cup II 2018, yang diselenggarakan

138 Karateka Ikuti Ketangkasan dan Turnamen Karate Tradisional Bina Banua Cup II 2018
banjarmasinpost.co.id/mariana
Peragaan jurus karate tradisional oleh Fikri karateka asal HSS (kiri) dan Fauzan Noor (kanan), pada Ketangkasan dan Turnamen Karate Tradisional Bina Banua Cup II 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebanyak 138 karateka turut serta dalam event Ketangkasan Karate Tradisional Bina Banua Cup II 2018, yang diselenggarakan di halaman SMK Bina Banua, Banjarmasin, Minggu (12/8/2018).

Sebagian besar peserta diikutin oleh siswa SMK Bina Banua, namun ada pula sebagian dari SMAN 4 Banjarmasin dan sekolah lainnya.

Seluruh karateka beradu ketangkasan melalui serangkaian tahapan yang telah dibuat oleh panitia, di antaranya berlari sambil memasang ban pada tiang penyangga yang berjumlah empat buah.

Baca: Rekan Satu Tim Valentino Rossi Tak Berani Pasang Target di Balapan MotoGP Austria 2018

Kemudian, karateka menaiki dan menuruni tangga yang terbuat dari tali.

Setelah itu, tahapan selanjutnya melangkah melewati ayunan lalu berpegang pada penyangga ayunan bagian atas.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Liverpool vs West Ham United Liga Inggris Pekan 1

Selanjutnya karateka berlari kemudian memukul dan menendang benda yang menyerupai samsak sehingga bergeser sejauh 10 meter.

Setelah berhasil, peserta segera memencet timing agar berhenti.

Dari hasil itu terlihat kecepatan waktu yang dibukukan karateka.

Ketua panitia pelaksana, Mustafa menjelaskan, adu ketangkasan tersebut untuk menguji keseimbangan, daya tahan, dan mental karateka.

Baca: LIVE TRANS 7! Link Live Streaming MotoGP Austria 2018 di Sirkuit Red Bull Ring via Streaming Trans7

"Sehingga nantinya dapat menunjang prestasi karateka, selain itu, kami sangat bangga event ini merupakan satu-satunya di Indonesia, sehingga semakin variatif kejuaraan karate tradisional khususnya di Kalsel," ujarnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua Yayasan Bina Banua, dr Zairullah Azhar juga perwakilan Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Drs H Bachruddin.

"Kami sangat mengapresiasi penyelenggaraan ini, peminatnya luar biasa banyak. Ini berkat pembinaan yang berjalan baik, semoga dapat terus berprestasi ke depannya," terang Zairullah Azhar.

Sementara itu, Drs H Bachruddin berharap pembinaan lebih maju lagi. FKTI Pusat pun merasa terkejut dan bangga atas terselenggaranya kegiatan ini.

"Semoga Kalsel semakin banyak lagi menelurkan juara dunia, yang sebelumnya pernah diraih Musatafa pada 2013 lalu, dan Fauzan Noor di Praha, Ceko 2017 lalu. Semakin banyak bibit potensial yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help