Berita Batola

Dinas Pariwisata Batola Bidik Jembatan Rumpiang Jadi Objek Wisata, Begini Rencananya

“Di jembatan Rumpiang yang di bawahnya sungai untuk lalulalang kapal, tongkang yang menarik batu bara"

Dinas Pariwisata Batola Bidik Jembatan Rumpiang Jadi Objek Wisata, Begini Rencananya
edi nugroho
Jembatan Rumpiang, salah satunya merupakan akses menghubungkan Kecamatan Cerbon dengan Kecamatan Marabahan,Kabupaten Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Meski minim objek pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Batola berupaya mengembangkan sejumlah lokasi menjadi tempat objek pariwisata. Salah lokasi wisata yang akan dikembangkan adalah Jembatan Rumpiang.

“Di jembatan Rumpiang yang di bawahnya sungai untuk lalulalang kapal, tongkang yang menarik batu bara, bisa dijadikan objek wisata. Lokasi ini mau kita kemas. Selama ini banyal sekali warga berfoto di jembatan tersebut,” kata Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Batola Rosyida Watty, Minggu (12/8/18).

Dijelaskan Rosyida, Kabypaten Batola akan mengembangkan delapan objek wisata untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dan juga menggerakkan roda perekonomian setempat. Salah satu objek wisata yang akan dikembangkan yakni objek wisata susur sungai.

Baca: Live Streaming O Channel & Vidio.com Liga 1, Barito Putera Vs Persebaya, Paulo Sitanggang Main

“Objek wisata susur sungai di Batola akan segera kita kembangkan," katanya.

Menurut Rosyidah, rencana pengembangkan objek wisata susur sungai ini melihat potensi muara sungai-sungai di Marabahan cukup bagus.

Baca: Hasil Kualifikasi MotoGP Austria 2018 : Marquez Pole Position, Rossi Hanya Start ke-14

Sejumlah lokasi wisata seperti Jembatan Rumpiyang, wisata masjid itu bisa dijangkau lewat susur sungai.

“Di sejumlah sungai juga ada tambak ikan yang nantinya bisa dilihat wisatawan,” katanya.

Dijelaskanya, dengan susur sungai nantinya wisatawan bisa melihat stokpile batu bara. Selain itu juga ada wisata buatan kampung pelangi. Tak hanya itu, nanti juga akan dibuat wisata susur sungai dengan rute ke Jembatan Barito.

Baca: Seleksi Penerimaan CPNS 2018, BKN Selalu Lakukan Perbaikan Portal SSCN, Ini Persyaratan Tes CPNS

“Untuk di bawah jembatan Barito sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana seperti dermaga dan gabezo. Kita sudah mendesain wisata buatan di Jembatan Barito di tahun 2017 lalu,” katanya.

Dijelaskannya, untuk pengembangan wisata susur sungai, Pemkan Batola juga bekerja sama dengan BKSD untuk rute pulau Bakut. Pulau Bakut ini sangat menarik wisatawan karena ada habitat bekantan.

“Para komunitas bekantan juga banyak menuju lokasi Pulau Bakut. Ini merupakan potensi,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Edi Nugroho)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help