Kekeringan di Kalsel

Ironis, Dijadikan sebagai Lumbung Padi di Kotabaru, Saat Kemarau, Petani di SiniMasih Kesulitan Air

Di Kotabaru, petani di wilayah Kecamatan Pulaulaut Timur, mulai digelayuti perasaan cemas.

Ironis, Dijadikan sebagai Lumbung Padi di Kotabaru, Saat Kemarau, Petani di SiniMasih Kesulitan Air
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Di Kotabaru, petani di wilayah Kecamatan Pulaulaut Timur, mulai digelayuti perasaan cemas.

Mereka bakal tidak bisa melakukan tanam karena tanah mulai mengering.

Mengeringnya tahan itu terjadi di beberapa desa seperti Berangas, Sungai Limau, Karangsari Indah, Betung dan Langkang.

“Sebagian petani di Berangas dan Teluk Masjid masih melakukan tanam, karena didukung pengairan yang cukup,” ujar Hamdan.

Baca: Seleksi Penerimaan CPNS 2018, BKN Umumkan Bakal Sediakan Helpdesk untuk Calon Pelamar

Baca: Sosok Member Girl Band Pekerja Keras, Ini Kerajaan Bisnis Sarwendah Istri Ruben Onsu

Petani dari Desa Berangas ini mengatakan setiap tahun (saat musim kemarau) sebagian besar petani di Kecamatan Pulaulaut Timur tidak melakukan tanam.

"Masalahnya tanah mulai kering. Beda dengan sebagian sawah petani di Teluk Masjid dan Berangas," ujar Hamdan.

Menurut Hamdan yang juga Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) ini saat musim normal (hujan), produksi gabah petani mencapai 4 sampai 4,5 ton per hektare.

Baca: Kalselteng Terancam Krisis Air Bersih, Petani di Tiga Wilayah ini Paling Merasakan Dampaknya

“Saat musim kemarau tanam produksi gabah hanya mencapai 2 ton hingga 2,5 ton,” ujarnya.

Diketahui, selain Berangas, Kecamatan Pulaulaut Timur dijadikan sebagai lumbung padi di Kotabaru.

Ironisnya sampai saat ini petani masih kesulitan air untuk mengairi sawah, terlebih saat musim kemarau.

Pasalnya embung untuk pengairan sawah yang dijanjikan pemerintah daerah tidak kunjung terealisasi.

Selama ini, untuk melakukan tanam, sebagian besar petani hanya berharap tadah hujan untuk pengairan sawah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved